Berita Ogan Ilir

KENTUNG Curi Handphone Milik Mahasiswa Unsri, Kebingungan tak ada yang Beli, Ini yang Terjadi!

Penangkapan SD berawal dari laporan mahasiswa yang kehilangan barang berharga berupa handphone dan uang.

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Agung
Tersangka SD alias Kentung beserta barang bukti hasil curian diamankan di Mapolsek Indralaya. 

SRIPOKU.COM,  INDRALAYA - Aksi meresahkan seorang pelaku pencurian di pemondokan mahasiswa di Indralaya ini akhirnya disudahi polisi. 

Adalah SD alias Kentung (27) yang berhasil diringkus aparat dari Polsek Indralaya. 

Penangkapan SD berawal dari laporan mahasiswa yang kehilangan barang berharga berupa handphone dan uang. 

"Satu bulan lalu, tersangka masuk ke dalam salah satu pemondokan mahasiswa di Timbangan (Indralaya) untuk mencuri," kata Kapolsek Indralaya, AKP Muhammad Alka, Senin (26/7/2021). 

Alka mengungkapkan, tersangka masuk ke dalam salah satu pemondokan karena memanfaatkan kelengahan penghuninya. 

"Tersangka diduga telah mengintai dan mengetahui situasi di lokasi sasaran pencurian hingga ia melancarkan aksinya," ungkap Alka. 

Saat tersangka masuk ke dalam pemondokan, lanjut Alka, mahasiswa korban pencurian sedang mandi. 

Sementara di ruang tengah ruangan ada handphone yang sedang di-charge. 

"Karena situasi itulah, tersangka dengan leluasa mengambil handphone dan beberapa lembar uang pecahan Rp 10 ribu milik penghuni pemondokan," terang Alka. 

Polisi yang mendapat laporan pencurian ini lalu melakukan penyelidikan. 

Hingga didapatkan informasi bahwa tersangka SD alias Kentung lah yang menyatroni pemondokan mahasiswa di Timbangan itu. 

"Kemarin, kami mengamankan tersangka di kediamannya di Sakatiga. Tersangka mengakui dia yang mencuri di pemondokan mahasiswa itu satu bulan lalu," jelas Alka. 

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti hasil pencurian berupa satu unit handphone merek Vivo Y12 lengkap dengan dus box-nya. 

Kepada polisi, tersangka mengaku baru pertama kali mencuri handphone untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Baru pertama kali ini," ucap tersangka Suerdi. 

Namun handphone curian tersebut urung terjual karena menurut tersangka belum ada yang membeli hingga ia ditangkap polisi. 

"Sejauh ini belum ada yang beli (handphone curian)," kata tersangka sambil tertunduk.(Agung/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved