Breaking News:

Bagaimana Cara Mengatur Diet Selama Isoman, Ini Tips dari Ahli Gizi Klinik RSMH Yenita DCN, MPH, RD

Tujuan diet terpenuhinya zat gizi yang di butuhkan untuk meningkatnya immunitas tubuh guna melawan virus dan bakteri.

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Welly Hadinata
IST
Ahli Gizi Klinik RSMH Yenita, DCN, MPH, RD 

SRIPOKU.COM - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia sangatlah meprihatinkan  dipicu oleh penyebaran varian Delta yang sangat cepat.

Tak hanya menyebabkan angka kesakitan yang meningkat, tetapi juga angka kematian akibat Covid-19 . Saat ini rumah sakit kewalahan untuk melayani pasien covid 19 karena kapasitas tempat tidur sudah penuh dan fasilitas tidak memadai.

Setiap  orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19 tergantung imunitas tubuh. Sebagian besar yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Isolasi mandiri diperlukan karena keterbatasan kemapuan fasilitas kesehatan untuk pemberian pelayanan optimal, bagi yang terkonfirmasi positif covid19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan perlu melakukan isolasi mandiri yang bertujuan untuk mencegah risiko penularan.

Selama menjalankan isolasi mandiri hendaklah mematuhi protokol isolasi mandiri, serta menjaga pola makan sehat dan penuhi prinsip gizi seimbang.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan gizi dan mengatur diet selama isoman ?

Tujuan diet terpenuhinya zat gizi yang di butuhkan untuk meningkatnya immunitas tubuh guna melawan virus dan bakteri.

Prinsip diet Energi diberikan (40-45 Kkal /kgBB), Protein tinggi (2,0-2,5/kgBB), lemak cukup (20-25% dari kebutuhan energi total), Karbohidrat cukup (50-60% dari total kebutuhan energi) Zat gizi yang di butuhkan selama isoman adalah :

1. Mengkonsumsi makanan tinggi Protein, berfungsi memelihara dan memperbaiki sel2 yang rusak, berperan dalam pembentukan antibodi dalam sel darah putih sehingga dapat meningkatkan respon immunitas/kekebalan tubuh dan membunuh lebih banyak virus serta bakteri yang masuk dalam tubuh, bahan makannan tinggi protein yaitu daging sapi, ayam tanpa kulit, ikan laut, ikan sungai, susu dan hasil olahannya ( youghurt), protein nabati : tempe, tahu, kacang kacangan,.tinggi protein spt lauk hewani 2 macam + lauk nabati ( untuk 1x makan ), minum susu 1-2 gelas per hari

2. Konsumsi makanan menggandung vitamin A, dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan sebagai pelindung dari berbagai penyakit infeksi dengan cara menjaga permukaan kulit, jaringan mulut, lambung, usus dan sistem pernapasan agar tetap sehat, untuk memenuhi kebutuhannya bisa mengkonsumsi makanan tinggi vitamin A seperti : ubi jalar, wortel, brokoli, paprika merah, aprikot, telur dll

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved