Breaking News:

Berita Palembang

Dinkes Kota Palembang Sebut Rapid Antigen Cukup Tegakkan Diagnosis Covid-19

Untuk mempercepat penanganan dan penegakkan diagnosa kasus positif , Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang menyebutkan bahwa kini dengan Rapid Diagn

Penulis: Rahmaliyah | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Sejumlah penumpang mengantre untuk melakukan rapid test antigen di Bandara SMB II Palembang, Kamis (29/4/2021) 

Laporan Wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -- Untuk mempercepat penanganan dan penegakkan diagnosa kasus positif , Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang menyebutkan bahwa kini dengan Rapid Diagnostic Test (RT) Antigen sudah cukup. 

Ini seiring dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/446/2021 Tentang Penggunaan Rapid Diagnostic Test Antigen Dalam Pemeriksaan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Kasi Penanganan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan RDT Antigen sebagai langkah penegakkan diagnosa. 

Sebab, bila hasil antigen dinyatakan positif maka penegakkan diagnosa kasus positif covid-19 dapat dilakukan. 

"Kalau hasilnya positif maka sudah tegak status kasusnya. Ini menjadi salah satu solusi untuk mempercepat tracing," Katanya, Jumat (23/7/2021). 

Baca juga: Warga Palembang Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan dan Hajatan karena Masih Masa PPKM Level 3 Covid19

Yudhi mengatakan, saat dinyatakan positif masyarakat yang bergejala ringan akan diarahkan untuk isoman di rumah, sedangkan bila bergejala sedang dan berat harus dirawat di Rumah Sakit (RS).

"Ada juga masyarakat yang melakukan PCR secara mandiri ke Laboratorium swasta terutama untuk perusahaan. Saat ini mulai banyak yang menggunakan jasa Laboratorium di luar BBLK, " Katanya  

Sementara itu, Ahli Epidemiologi Provinsi Sumsel, Dr. Iche Andriyani Liberty mengatakan RDT Antigen menjadi langkah efektif untuk membantu mendeteksi dini sehingga bisa mempercepat penelusuran kasus kontak erat positif covid-19

"Ini langkah yang baik dan juga telah direkomendasikan dari Kemenkes. Hanya saja perlu ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan, " Katanya 

Diantaranya, penguji atau petugas yang melakukan swab harus memperhatikan penjaminan mutu pemeriksaan, sarana pemeriksaaan dan lain sebagainya.

"Kalau bicara akurasi tentu tetap PCR, tapi harus memperhatikan hari yang tepat semisal hari ke tujuh untuk melakukan antigen makanya sebelum pengujian dilakukan wawancara terhadap yang bersangkutan, "katanya 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved