Breaking News:

Pastikan Tidak Penimbuanan Obat-oatan, Satreskrim Polres Banyuasin Pantau Sejumlah Apotek

Guna memastikan tidak adanya praktik penimbunan obat-obatan terkait Covid-19, Satreskrim Polres melakukan pemantauan apotek di wilayah Banyuasin

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Anggota Satreskrim Polres Banyuasin ketika mendatangi apotek di wilayah Kecamatan Banyuasin III, Rabu (21/7/2021). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Satreskrim Polres Banyuasin melakukan pemantauan terhadap sejumlah apotek yang ada di wilayah Banyuasin.

Langkah ini diambil dalam rangka memastikan tidak adanya persoalan harga dan praktik penimbunan obat terkait untuk Covid-19 di wilayah hukum Polres Banyuasin.

Sejumlah apotek di datangi, namun hingga saat ini belum ditemukan adanya kenaikan harga dan juga penimbunan obat terkait Covid19.

Dari apotek yang didatangi  dikatakan, bila obat terkait Covid-19 di wilayah Banyuasin memang belum disuplai dari distributor pusat. Sehingga, obat-obat yang dijual masih sebatas obat pada umumnya.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra yang memimpin langsung penyelidikan tersebut mengungkapkan, hasil penyelidikan Satreskrim Polres Banyuasin dalam rangka daftar harga obat yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin hingga  saat ini daftar harga obat di wilayah hukum Polres Banyuasin masih stabil.

"Untuk obat terkait Covid-19, dari hasil penyelidikan kami dan Polsek jajaran Polres Banyuasin, dari daftar harga obat perawatan covid-19 masih terhambat dari distributor, pusat" katanya, Rabu (21/7/2021).

Dari penyelidikan yang dilakukan, tidak ada kelonjakan harga obat. Harga obat yang ada di sejumlah apotek, masih tetap stabil.

Satreskrim Polres Banyuasin juga melakukan pengecekan ke sejumlah puskesmas di wilayah hukum Polres Banyuasin. Hingga saat ini, dari pengecekan puskesmas belum ada yang mendapatkan obat- obat  terdaftar untuk perawatan covid-19.

"Di wilayah Banyuasin ini, tidak semua wilayah ada apotek. Jadi memang, untuk apotek di wilayah Banyuasin terbatas berbeda dengan Palembang. Sedangkan, untuk puskesman dari pengecekan kami, pihak puskesmas masih mengajukan obat terkait Covid-19 ke Dinkes Banyuasin," kata Ikang.

Meski belum ditemukan kenaikan harga atau penimbun terkait obat Covid-19, akan tetapi menurut Ikang pihaknya akan tetap melaksanakan pemantauan secara berkala. Sehingga, di wilayah Banyuasin tidak terjadi adanya penimbunan dan juga kenaikan harga obat saat masa pandemi. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved