Breaking News:

Kisah Cinta Soekarno

TOLAK CINTA Presiden Indonesia, Wanita Ini Jilat Ludah Sendiri, Dinikahi Duda Seusia Soekarno

Pasalnya, Soekarno memang dikenal kerap menaruh hati pada banyak wanita termasuk seorang pramugari.

Editor: Wiedarto
ist/serambinews.com
Kartini Manoppo dan Soekarno 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Ternyata Presiden Soekarno memiliki kisah cinta yang pahit namun tak diketahui orang. Pasalnya, Soekarno memang dikenal kerap menaruh hati pada banyak wanita termasuk seorang pramugari.

Namun, ada seorang wanita yang justru berani menolak cinta sang proklamator lantaran Soekarno berusia sama dengan sang ayah.

Kala itu, perempuan yang ditaksir Soekarno tersebut memiliki profesi yang mentereng yakni seorang Pramugari.

Namun, bak jilat ludah sendiri, pramugari yang tolak cinta Soekarno itu justru menikah dengan duda sekaligus lawan politik sang proklamator.

Siapa gerangan wanita tersebut?

Nama Irma Ottenhoff Mamahit mungkin masih terdengar sangat asing di telinga masyarakat Indonesia.

Wajar kalau Irma Ottenhoff Mamahit tidak sepopuler sosialita zaman orde lama.

Tapi dirinya sempat menjadi perbincangan hangat orang-orang istana negara Indonesia awal tahun 1960an.

Semuanya berawal ketika Irma diterima sebagai pramugari pesawat kepresidenan pertama Indonesia, Dolok Martimbang tahun 1960.

Perjuangan Irma untuk menjadi pramugari di pesawat VVIP Skadron 17 AURI sangat tidak mudah. Ia harus melewati berbagai serangkaian seleksi ketat.

Karena jika diterima disana maka tugasnya ialah melayani Presiden Soekarno dan petinggi negara lainnya saat terbang mengudara.

Suatu hari setelah Irma bekerja sebagai pramugari di Skadron 17 tersebut, ia menghadap Bung Karno. Rupanya Bung Karno kesengsem melihat penampilan Irma memakai kebaya.

Ia melontarkan pujian kepada Irma yang terlihat cantik memakai kebaya tersebut.

"Saya senang keindahan. Wanita harus selalu rapi, karena inilah yang mencuatkan kepribadian," ujar Bung Karno.

'Witing Tresno Jalaran Soko Kulino' saking sering bertemu saat mengudara dengan Irma sebagai pramugarinya, Soekarno jatuh hati kepadanya.

Bahkan beliau mengganti nama tengah Irma 'Ottenhoff' yang dinilainya kebarat-baratan ala Jerman menjadi Hidayana. Hidayana sendiri berarti 'Hidayah Tuhan.'

Namun Irma tegas menolak perasaan Soekarno kepadanya.

Ia beralasan tak menaruh perasaan lebih kepada Proklamator itu lantaran usia si Bung sebaya dengan ayahnya, tak menarik bagi hati Irma.

Terlebih Irma menganggap jika mencintai Soekarno maka ia akan menyakiti hati istri-istrinya yang lain. Bung Karno menghargai sikap dan pendirian Irma tersebut.

Tak lama setelah itu Irma seperti menjilat ludah sendiri.

Ia jatuh hati kepada seorang duda yang umurnya terpaut jauh darinya dan menikah dengannya.

Usut punya usut suami Irma itu adalah lawan politik Soekarno.

Namun Irma enggan menyebutkan identitas suaminya itu ke publik.

Mengetahui ini Soekarno marah.

Irma diperintahkan menghadap kepadanya ke Istana Negara.

"Irma, kau tolak cintaku, karena umurku. Kenapa kau kawin dengan dia yang seumur aku pula?" kata Bung Karno.

Entah jawaban apa yang dilontarkan Irma menimpali pertanyaaan Soekarno tersebut.
Selain Irma rupanya Soekarno pernah jatuh hati juga kepada salah seorang pramugari Garuda Indonesia yang kemudian ia angkat untuk bertugas di Skadron VVIP 17 AURI.

Nama pramugari itu adalah Kartini Manoppo yang kemudian dinikahi oleh Bung Karno.

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kisah Irma Pramugari yang Tolak Cinta Soekarno, Justru Nikahi Duda Lawan Politik sang Proklamator

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved