Breaking News:

Mengaku Vampir dari Kenya, Pria Ini Culik Puluhan Wanita dan Bocah, Hisap Darah Korban Sebelum Tewas

Dia disangkakan sebagai pelaku utama sejumlah teror di kawasan Kabete, Luar Nairobi, menculik sejumlah wanita dan bocah alias anak-anak.

Editor: Hendra Kusuma
HO/SRIPOKU.COM/KOMPAS.COM
Wanjala, pelaku yang mengaku sebagai vampir di hadapan polisi dan membunuh puluhan wanita dan anak-anak 

Ketika diperiksa, Wanaja mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku tidak melibatkan siapa pun saat beraksi.

Ia mengaku terdesak kebutuhan sehingga menculik korban, dan meminta sejumlah tebusan.

Tetapi ketika uang tak diberikan, dia ngamuk dan membunuh korban.

Namun dalam momentum lainnya, Wanjala mengaku mendapatkan bisikan untuk melakukan sejumlah kejahatan itu.

Sebab dia adalah vampir. Bahkan dia menghisap dari korbannya, sebelum tewas.

"Dia mengaku seperti itu, dan sejauh ini dia kooperatif menunjukkan sejumlah korban yang dia buang," ujar Kepala Polisi setempat seperti dilansir dari Capital News, Minggu (18/7/2021).

Selain itu fakta lain ditemukan jika Wanjala membuang korbannya ke satu tempat setiap kali membunuh. Yakni di pipa pembuangan.

Polisi kemudian mengevakuasi dua korban yang sudah ditemukan dan kembali mencari korban lainnya yang belum ditemukan dibantu Wanajala.

4. Seorang Resividis

Wanjala masuk kategori anak di bawah umur ketika melakukan sejumlah kejahatan dan dipenjarakan, beberapa tahun silam.

Dia kemudian dibebaskan setelah menjalani masa tahanan.

"Dia dibebaskan, tetapi sejumlah kejahatan kembali dia lakukan termasuk saat ini dan tengah diusut, apakah dia terlibat dalam sebuah komplotan atau beraksi sendiri," tanda petuga seperti dilansir dari Daily Mail.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved