Breaking News:

Hindari Klaster Sekolah, 108 Satuan Pendidikan di Kabupaten PALI Tunda PTMT

108 satuan pendidikan Kabupaten Pali menunda penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT)akmelonjaknya kasus Covid-19

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Azwir Ahmad
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) PALI Kamriadi 

SRIPOKU.COM, PALI - Melonjaknya angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyebabkan 108 satuan pendidikan terpaksa menunda penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi menerangkan bahwa penundaan PTMT berdasarkan surat edaran Gubernur Sumsel nomor 420/038/Disdik.SS/2021 dan surat edaran Bupati PALI nomor 420/600/Disdik.I/2021 tentang penyelenggaraan PTMT. 

Kemudian, laporan Harian Dinkes nomor 440/4256/P2PII/2021 per tanggal 17 Juli 2021 tentang data terbaru Wabah Covid-19 dan rekomendasi kelayakan PTMT di Kabupaten PALI

"Berdasarkan itu, maka Disdik PALI memutuskan untuk menunda penyelenggaraan PTMT di 108 satuan pendidikan di empat kecamatan yang ada di kabupaten PALI," ungkap Kamriadi, Minggu (18/7/2021).

Dari 108 satuan pendidikan tersebut, mayoritas berada di kecamatan Talang Ubi dan enam kelurahan yang ada di kecamatan Talang Ubi. 

Dijelaskan, sebanyak 55 satuan pendidikan berasal dari enam kelurahan yang ada di kecamatan Talang Ubi serta Desa Talang Akar sebanyak 4 satuan pendidikan. 

Kemudian di Kecamatan Abab ada 28 satuan pendidikan dari tiga desa. 

Lalu, Kecamatan Penukal ada delapan satuan pendidikan dari tiga desa serta Kecamatan Tanah Abang ada 13 satuan pendidikan. 

"Kesemuanya ini, ditunda menggelar PTMT dan harus menyelenggarakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)," tambahnya. 

Kamriadi menyebut, jika waktu penundaan penyelenggaraan PTMT sampai dengan 24 Juli 2021.

"Dibeberapa wilayah seperti Desa Betung, Desa Gunung Raja dan Desa Babat penundaan PTMT sampai tanggal 27 Juli. Kemudian di desa Prambatan sampai dengan 26 Juli 2021," ungkapnya. 

Dirinya berharap kepada semua pihak, terutama masyarakat dan wali murid untuk mematuhi surat edaran gubernur, bupati dan Kadisdik PALI, utk menghindari terjadinya cluster sekolah.

"Setiap perubahan peta zonasi kerawanan tingkat desa dan kelurahan akan mempengaruhi kegiatan PTMT di sekolah," ujarnya. 

Penundaan kegiatan belajar pada satuan pendidikan di desa dan kelurahan ini atas rekomendasi kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI. 

"Tentu ini semua bertujuan agar tidak menyebabkan klaster baru penyebaran covid-19 di kabupaten PALI. Serta kita berharap bersama,wabah pandemi covid-19 segera berakhir," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved