Breaking News:

Virus Corona

PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Luhut : Kalau Bengkok Terus Harus Siap Patah

Istilah saya itu, kalau kita membengkokkan sesuatu harus ada batasnya, kalau bengkok terus itu harus siap patah.

Editor: Yandi Triansyah
Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik memahami, Covid-19 varian Delta tidak mudah dikendalikan. 

SRIPOKU.COM - Pemerintah sampai saat ini belum menentukan sikap akan memperpanjang PPKM Darurat atau tidak.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang juga Koordinator Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (15/7/2021).

Luhut mengatakan, pihaknya sudah menduga akan ada lonjakan Covid-19.

Namun ia tidak menyangka lonjakan tersebut akan secepat ini.

Menurut dia, pemahaman tentang varian Delta banyak yang tidak paham.

Bukan hanya di Indonesia, namun varian Delta ini juga menghantam negara lainnya juga.

"Banyak negara lain yang kena juga, karena ilmu dunia kedokteran belum sampai ke sana," kata Luhut yang mengaku banyak berdiskusi dengan para dokter itu.

Sebagai informasi, PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.

Namun pemerintah belum memutuskan, apa kebijakan setelah selesainya pemberlakukan PPKM Darurat.

"Istilah saya itu, kalau kita membengkokkan sesuatu harus ada batasnya, kalau bengkok terus itu harus siap patah. Jadi kita mengamati betul masalah ekonomi ini jangan sampai kelamaan malah buat mati," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved