Breaking News:

Berita Palembang

Kesal Istri Dimaki Karena Utang, Kepala Keluarga di 15 Ulu Palembang Ini Tikam Seorang Wanita

"Diduga tersangka kesal, karena korban menagih utang dengan mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku dan istri pelaku,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Ospnal ranmor Polrestabes Palembang pimpinan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhoni palapa saat mengamankan pelaku penusukan yakni Mamat, Sabtu (17/7/2021).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum 1 x 24 jam pasca kejadian, Tim Beguyur Bae Reskrim Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Joni Palapa berhasil meringkus pelaku penusukan bernama Mamat.

Korban tak lain adalah seorang wanita yang tinggal tak jauh dari rumah pelaku dan menderita tiga luka tusuk.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Aiptu Wahab, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, pada Sabtu (17/7/2021) siang.

Tanpa perlawanan, Mamat dibawa petugas ke Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Sabtu (17/7/2021), sekitar pukul 17.00.

"Benar, pelakunya sudah kita amankan, saat kita mendapatkan informasi terjadinya aksi penusukan tersebut, petugas tidak tinggal diam dan langsung mendatangi lokasi, memeriksa saksi di lapangan.

Lalu begeser ke rumah pelaku. Tak pelak pelaku berhasil kita amankan tanpa perlawanan," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, kepada Sripoku.com, saat dikonfirmasi. 

Terlilit Utang dan Kebiasaan Judi, Pemuda di Muba Ini Ketagihan Mencuri Kotak Amal Masjid

Tri yang didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail, mengatakan dari pengakuan tersangka, dirinya nekat melakukan aksi penusukan karena korban melontarkan kata-kata kasar ke istri Mamat.

Korban kecewa karena Mamat dan istrinya belum bisa membayar utang.

"Diduga tersangka kesal, karena korban menagih utang dengan mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku dan istri pelaku," beber Tri. 

Lanjutnya, hingga kini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif anggotanya, guna pemberkasan.

"Tersangka masih kita periksa," katanya. 

Sedangkan pelaku, hanya bisa menyesali perbuatan.

"Kesal pak ditagih utang, istri saya juga dihina, karena kesal saat itu spontan saya tusuk," kata Mamat yang tak tahu persis berapa jumlah utangnya kepada korban.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved