Breaking News:

Kapolres OKI Imbau Panitia Agar Daging Kurban Dibagikan Secara Door To Door

"Jadi Insyaallah ada sekitar ribuan kantong daging kurban yang akan didistribusikan secara langsung ke rumah orang-orang yang berhak menerimanya."

Editor: aminuddin
tribunsumsel.com/nando
Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG --  Hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah akan dilaksanakan, Selasa (20/7/2021) mendatang.

Terkait itu, Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Pelupessy memberikan himbauan tentang pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di tengah situasi pandemi corona seperti sekarang.

Kapolres meminta kepada seluruh panitia agar pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan kurban  menerapkan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya kerumunan orang.

"Saat ini kondisinya masih pandemi, jangan sampai ada kerumunan.

Untuk itu, saya mengimbau agar daging kurban didistribusikan langsung ke masyarakat yang berhak menerimanya dengan mengantarnya secara door to door," jelasnya ketika dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Jumat (16/7/2021) sore.

Alamsyah mengatakan nantinya setiap titik lokasi pelaksanaan penyembelihan kurban wajib menyiapkan tempat cuci tangan dan seluruh panitia wajib mematuhi protokol kesehatan covid-19. 

"Panitia yang bertugas melakukan pemotongan dan pembagian hewan kurban harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan mengenakan masker dan sarung tangan," ucapnya.

Pihaknya, kata Kapolres, akan menyiapkan 10 ekor sapi dan puluhan ekor kambing yang nantinya akan dibagikan ke masyarakat sekitar.

Tanpa menyiapkan kupon.

"Misal setiap satu ekor sapi menghasilkan 100 kilogram daging, maka untuk 10 sapi bisa mendapatkan 1.000 kantong, sedangkan kambing juga kemungkinan bisa menghasilkan 1.000 kantong."

"Jadi Insyaallah ada sekitar ribuan kantong daging kurban yang akan didistribusikan secara langsung ke rumah orang-orang yang berhak menerimanya," terang Kapolres.

Bumi Bende Seguguk masuk status zona orange, dengan sebaran terhitung 15 Juli 2021 mencapai 292 kasus, dari jumlah itu sebanyak 189 kasus dinyatakan telah sembuh, 41 orang meninggal dunia, lalu 475 suspek.

Sementara untuk yang masih menjalani perawatan sebanyak 62 orang. 

 

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved