Breaking News:

Berita Muba

Upaya Satlantas Polres Muba Tekan Angka Lakalantas, Sebar Rambu Peringatan di 18 Titik Jalan Lintas

Sat Lantas Polres Muba bekerjasama dengan Jasa Raharja memasang rambu peringatan jalan berlubang dan tidak tembus pandang di sejumlah titik rawan.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Satlantas Polres Muba memasang rambu peringatan di 180 titik pada Jalintim dan Jalinteng Muba. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Untuk menekan angka kecelakaan di Jalan lintas timur (Jalintim) dan Jalan lintas tengah (Jalinteng) Muba, Sat Lantas Polres Muba bekerjasama dengan Jasa Raharja memasang rambu peringatan jalan berlubang dan tidak tembus pandang di sejumlah titik rawan.

Pemasangan rambu ini mengingat sering terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Tidak hanya itu saja, pada sejumlah titik Jalinteng terdapat juga titik rawan bencana tanah longsor. 

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, melalui Kasat Lantas  AKP Sandi Putra SIK, mengatakan Satlantas Polres Muba melakukan upaya preventif mencegah terjadinya laka lantas.

Dimana pada Jalinteng terdapat jalan rusak yang dapat membahayakan masyarakat.

“Kita telah melakukan pemasangan spanduk. Tujuannya untuk mencegah laka lantas yang diakibatkan jalan rusak dan tidka tembus pandang,”kata Sandi, Jumat (16/7/21).

Ia menerangkan, ada 100 titik di Jalintim dan 80 titik di Jalinteng yang dipasang rambu. Tentu saja sebelumnya sudah diperhitungkan agar bisa dilihat pengendara terutama di daerah rawan lakalantas dan longsor.

"Tujuan dipasangnya spanduk ini agar masyarakat memahami, lebih peduli dan meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menimalisir terjadinya kecelakaan. Maka itu setiap beberap meter nanti akan rambu-rambu peringatan,” jelasnya. 

Baca juga: Pemkab Muba Jamin Obat-obatan Warga Yang Jalani Isolasi Mandiri, Kesehatan Dipantau Setiap Hari

Selain itu dirinya mengimbau bagi pengendara untuk beristirahat jika lelah dalam perjalanan agar menghindari lakalantas. 

“Jika mengantuk istirahat, jangan dipaksa untuk melanjutkan perjalanan. Kemudian tetap jaga protokol kesehatan selama dalam perjalanan,” tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved