Breaking News:

Panitia Kurban Borong Wadah Pelepah Pinang, Hidupkan Kerajinan Asli Bayung Lencir

Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir menggalakkan penggunaan pelepah pinang untuk wadah daging kurban pada hari raya Idul Adha 1442 H

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/fajeri
Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir memborong wadah daging kurban yang terbuat pelepah pinang, yang merupakan produk kerajinan asli masyarakat Desa Mendis Kecamatan Bayung Lencir. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Larangan penggunaan plastik dalam membagikan daging hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1442 H nanti, langsung di respon cepat oleh Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir.

Dimana, pihak kecamatan memborong habis wadah makan yang terbuat dari pelepah pinang untuk membungkus daging hewan kurban nanti.

Camat Bayung Lencir, M Imron mengatakan penggunaan pelepah pinang dan dedaunan untuk membungkus daging kurban selain karena instruksi Bupati Muba, sekaligus untuk memasyarakatkan kerajinan pelepah pinang asli dari Bayung Lencir, asal Desa Mendis.

“Pelepah pinang produksi Desa Mendis bisa menjadi alternatif penggunaan styrofoam dan plastik untuk wadah makanan. Karena pelepah pinang bahannya murni dari dalam, sedang plastik dan styrofoam banyak bahan yang berbahaya untuk kesehatan,”kata Imron, Jumat (16/7/21).

Penggunaan wadah makan pelepah pinang ini, salah satu upaya pemerintah kecamatan untuk mempromosikan hasil kreatif warga Desa Mendis.

“Harapan kita berharap pengrajin bisa mempunyai pasar lebih luas untuk hasil kerajinannya dan masyarakat lainnya menjadikan penggunaan hasil kerajinan pelepah pinang ini untuk membungkus makanan. Ini secara tidak langsung mengkampanyekan pembatasan penggunaan plastik,”ujarnya.

Sementara itu, Panitia kurban Kecamatan Bayung Lencir, Saelan Ikhsan menambahkan bahwa pembungkus daging kurban untuk kecamatan memang menggunakan pelepah pinang.

"Ini terbuat dari pelepah pinang, produksi warga Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, mereka punya mesin cetak kontainer seperti ini ada juga yang berbentuk piring. Yah sudah beberapa minggu belakang kami borong  sebanyak data penerima daging kurban,"ungkapnya. (dho)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved