Breaking News:

Lonjakan Kasus Covid Indonesia

ISOLASI Mandiri di Rumah, Segera Beli Obat Covid-19 Rekomendasi WHO dan BPOM

Para ahli terus mengingatkan agar pasien yang terinfeksi Covid-19 tidak sembarangan mengonsumi obat-obatan untuk menyembuhkan diri dari penyakit.

Editor: Wiedarto
SRIPOKU.COM/SUDARWAN
Paket obat covid-19 atau virus corona. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Para ahli terus mengingatkan agar pasien yang terinfeksi Covid-19 tidak sembarangan mengonsumi obat-obatan untuk menyembuhkan diri dari penyakit. Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin meningkat tajam membuat banyak pasien yang harus bertahan dan melakukan isolasi mandi di rumah. Sebab, banyak rumah sakit di seluruh Indonesia penuh.
Isolasi mandiri (isoman) saat ini diwajibkan bagi mereka yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan atau tidak bergejala. Tentunya, isoman tetap dengan pantauan dokter penanggung jawab yang bisa dilakukan melalui telemedicine ataupun telepon. Hal ini agar pasien Covid-19 bisa berkonsultasi secara intens mengenai keluhan serta kegiatan dan panganan yang harus dikonsumsi, termasuk obat-obatan pendukung.

Berbicara tentang obat-obatan pasien Covid-19, berikut daftar obat yang direkomendasikan BPOM dan WHO. 12 daftar obat Covid-19 diizinkan BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah mengeluarkan izin penggunaan dalam keadaan darurat atau emergency use authorization (EUA) terkait obat-obatan untuk pasien Covid-19 di Indonesia.

Sejauh ini, baru ada dua jenis zat aktif atau bentuk persediaan obat yang resmi mendapatkan izin penggunaan dan izin edar BPOM yakni Remdesivir dan Favipiravir. "Obat yang sudah pendapatkan EUA sebagai obat Covid-19 baru dua, Remdesivir dan Favipiravir," ujar Penny dalam pemberitaan Kompas.com, (5/7/2021).

"Tapi, tentu saja, berbagai obat yang juga digunakan sesuai dengan protap yang sudah disetujui tentunya dari organisasi profesi ini juga kami dampingi untuk percepatan apabila membutuhkan data pemasukan atau data untuk distribusinya," kata Penny. Sementara, dari dua zat aktif tersebut, ada 12 obat Covid-19 yang telah mendapatkan EUA BPOM, antara lain:
Kategori zat aktif atau bentuk persediaan Remdesivir:
Remidia
Cipremi
Desrem
Jubi-R
Covifor
Remdac
Remeva

Kategori zat aktif Remdesivir larutan konsentrat untuk infus Pada zat aktif Remdesivir, indikasi pengobatan bagi pasien dewasa dan anak-anak yang dirawat di Rumah Sakit yang telah terkonfirmasi Covid-19 dengan tingkat keparahan berat.

Kategori zat aktif Favipiravir tablet salut selaput: Avigan, Favipirapir, Favikal Avifavir, Covigon. Dari daftar tersebut, tidak ada nama obat Ivermectin.

Obat Covid-19

WHO Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia mengeluarkan pedoman rekomendasi obat yang perlu diminum untuk merawat pasien terinfeksi Covid-19 di rumah.

Namun, kembali lagi, sama halnya dengan obat-obatan yang sudah diizinkan oleh BPOM, obat-obatan rekomendasi WHO Indonesia ini juga haruslah atas konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), serta dokter penanggung jawab pasien.

"Dalam keadaan apapun saat sakit, instruksi tenaga kesehatan Anda harus diikuti dengan tepat," tegas WHO Indonesia seperti dikutip Kompas.com melalui akun Instagram resminya @whoindonesia. Obat yang perlu diminum pasien Covid-19 di rumah

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved