Breaking News:

Berita Muara Enim

Pj Sekda Muara Enim Anggap Banyak Salah Artikan Soal PPKM: Bukan Batasi Pedagang Cari Nafkah

Pemkab Muara Enim berencana memasang pengeras suara(toa) di empat penjuru di pasar Inpres Muara Enim untuk sosialisasi Prokes.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Pj Sekda Muaraenim, Emran Thabrani 

Laporan wartawan Sripoku.coim, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pelaksanaan PPKM bukan untuk membatasi pedagang mencari nafkah, namun tujuannya adalah untuk mengurangi kerumunan dalam rangka menekan laju penyebaran Covid-19.

"Pelaksanaan PPKM dimana-mana selalu menuai konflik. Itu akibat tidak bersama-sama memahami hakekat PPKM tersebut," kata Pj Sekda Muara Enim, H Emran Thabrani, Kamis (15/7/2021).

Menurut Emran, bahwa di Muara Enim memang ada instruksi mengenai pembatasan jam malam hingga pukul 21.00 bagi masyarakat, terutama para pedagang.

Meski Ada Dampak PPKM, Pertamina Pastikan BBM dan LPG Aman di Masa Pandemi

Maksud dari jam malam ini, dibuat karena sebagian masyarakat belum mematuhi protokol kesehatan yang salah satunya adalah berkerumun dan memakai masker.

Dimana masih banyak penjual makanan yang menyediakan untuk makan di tempat yang tentu akan mengundang kerumunan dan akan menyalahi protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, PPKM ini dibuat agar tidak ada kerumunan massa, karena itu merupakan cara pemutus rantaian penyebaran Covid-19.

"Simple saja, kalau semua sudah patuh, PPKM ini tidak akan dibuat, tapi di lapangan nyatanya Prokes itu tidak dipatuhi," kata Emran.

Kedepan, lanjut Emran, jika pedagang berkomitmen menerapkan Prokes agar tidak terjadi kerumunan yakni dengan tidak menyediakan tempat makan ditempat tetapi hanya dibungkus dan dibawa pulang serta tidak melayani pembeli yang tidak mematuhi Prokes tentu PPKM ini tidak akan diberlakukan lagi.

"Misalnya pedagang tidak lagi menyediakan meja dan kursi, itu salah satu komitmen," terangnya. 

Untuk Pedagang Pecel Lele Ikuti Aturan Ini Jika tak Ingin Disebut Melanggar PPKM Mikro di Palembang

Dalam upaya pemutus rantaian Covid 19, Pemkab Muara Enim berencana memasang pengeras suara(toa) di empat penjuru di pasar Inpres Muara Enim untuk sosialisasi Prokes.

Selain itu juga akan dipasang himbauan secara tertulis mengenai Prokes hingga pidananya, ujarnya.

Mengenai bantuan stimulus kepada para pedagang akibat imbas PPKM ini, pihaknya sangat mendukung selama ada dananya dan tidak menyalahi aturan yang berlaku.

Tapi kalau di Muara Enim sejauh ini belum ada, karena belum ada rapatnya mengenai mekanisme aturannya termasuk siapa yang menerima dan bentuk bantuannya.

"Coba tanya OPD yang membidanginya seperti Dinas Koperasi dianggarkan tidak," ujarnya

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved