Breaking News:

Berita OKI

Belum Sempat Nikmati Hasilnya, Mansa Keburu Ditangkap Polsek Pangkalan Lampam

Mansa (30 tahun) hendak menjual motor amaha RX King yang diduga merupakan hasil kejahatan.  

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Winando
Pelaku pencurian kendaraan bermotor bernama Mansa, telah dibawa sel tahanan Mapolsek Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir, Rabu (14/7/2021). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Belum sempat menikmati hasil penjualan motor curian, Mansa (30) sudah diamankan  Tim Macan Komering Polsek Pangkalan Lampam, Senin (12/7/2021) siang.

Mansa kepergok petugas saat berada di jalanan Desa Darat, saat ditanyai surat menyurat motor, pria 30 tahun itu diamankan petugas.

Sebab Mansa malah mengaku bahwa motor yang ia bawa merupakan hasil dari pencurian.

Pihak kepolisian pun langsung memeriksa tersangka begitu mendengar pengakuannya.

Ternyata tidak hanya itu saja, polisi berhasil menemukan Sajam, danalat isap sabu.

Kapolsek Pangkalan Lampan, Iptu Ilham Parlindungan, mengatakan,

Mansa (30 tahun) hendak menjual motor amaha RX King yang diduga merupakan hasil kejahatan.

 
Atas informasi tersebut, lalu tim macan berangkat menuju sasaran, dan setibanya di Desa Darat, Kapolsek bersama team bertemu dengan orang yang dicurigai.

"Sehingga yang bersangkutan diberhentikan, saat ditanya surat menyurat, orang tersebut tidak dapat memperlihatkan kelengkapan surat sepeda motor yang dikendarainya," jelasnya saat dimintai keterangan, Kamis (15/7/2021) pagi.

Masih kata Ilham, justru orang tersebut mengaku bahwa motor itu adalah hasil dari pencurian yang dilakukannya bersama kawannya.

"Pelaku mengaku motor diperoleh pada Sabtu (3/7/2021) yang lalu milik Dafitson (29 tahun) warga Desa Air Pedaro, Kecamatan Pangkalan Lampam," 

"Maka atas pengakuan tersebut, petugas segera melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan sebilah sajam (pisau) ditubuhnya. Berikut peralatan untuk nyabu seperti alat hisap sabu dan bong," katanya.

Selanjutnya kata kalolsek, pelaku dan barang bukti segera digelandang ke Mapolsek Pangkalan Lampam. 

"Pelaku mengaku bersama Np (belum tertangkap) melakukan pencurian dengan cara masuk ke rumah dengan cara merusak kunci gembok pintu menggunakan alat kunci T," beber perwira pertama.

Setelah pelaku diamankan di sel tahanan, selanjutnya pihak polsek menghubungi korban untuk segera membuat laporan, dan kemudian melanjutkan pengejaran terhadap pelaku Np.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved