Breaking News:

Kapolda Sumsel:  Mohon Maaf Atas Ketidak Nyamanan Selama Penyekatan PPKM 

Selain memantau Kapolda Sumsel peduli dengan Jajaran Polres Lubuk Linggau dengan memberikan bantuan vitamin yang diterimah oleh Kapolres LubukLinggau

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/TS Eko Hipronis
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM saat memberikan bantuan vitamin kepada Kapolres Lubuk Linggau AKBP Nuryono. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM memantau pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Lubuklinggau Sumsel, Selasa (13/7/2021).

Selain memantau PPKM, Kapolda Sumsel juga memberikan bantuan vitamin kepada jajaran Polres Lubuklinggau yang diterimah Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono.

"Lubuklinggau ini sama dengan Palembang menetapkan PPKM Mikro yang diperketat saya lihat di Lubuklinggau banyak hal yang telah diperbuat Forkompinda," ungkapnya usai memberikan arahan kepada masing-masing Polsek di Lubuklinggau.

Kapolda menyebutkan penyekatan telah berjalan, hal itu sejalan dengan 11 perintah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harapannya Covid-19 cepat berlalu.

"Kita semua harus kerjasama baik stakeholder TNI dan Polri serta Pemerintah dan dukungan masyarakat sendiri, karena apa yang kita lakukan ini demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Kemudian untuk masalah warga yang terkena dampak, saat ini Polda Sumsel sedang melakukan pendataan dan akan mengajukan kepada pemerintah untuk mendapatkan bantuan.

"Kita akan bekerja sama dengan Pemda untuk melakukan pendataan, nanti kita menyalurkannya bersama-sama dengan pihak terkait," ungkapnya.

Selanjutnya, untuk masalah vaksin ini di masing-masing Polsek akan terus dilakukan, meski saat ini sedang ada kendala non teknis karena sifatnya menunggu bantuan kiriman dari pusat.

"Karena sifatnya kiriman kadang ada stak, kita terus melakukan dengan cara jalur TNI ke TNI dan Polri ke Polri ke dinas kesehatan (Dinkes) untuk sama-sama mendapatkannya," terangnya.

Ia pun meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan saat ini, kegiatan ini dibuat tidak lain hanya untuk kepentingan masyarakat.

"Palembang dan Sumsel sangat tinggi, zona merah Lubuklinggau sudah turun alhamdulillah, mudah-mudahan terus turun," paparnya.

Termasuk untuk pembatasan hajatan di Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau selama PPKM ini berlangsung, ia meminta maaf dan memohon pemakluman masyarakat.

"Kemarin masyarakat kita di Palembang juga Hari Minggu  melakukan hajatan kita ingatkan mereka bisa menerima, mungkin yang belum tahu sekarang tahu, bila mungkin sudah diingatkan masih baru kita lakukan tindakan represif," tandasnya. (TS Eko Hepronis).

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved