Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Sejumlah Polisi di Mapolres Ini Diminta Kedua Tangan Mereka Menapakkan ke Tanah, Ini yang Terjadi!

Dikarenakan terlambat datang pada apel pagi, sejumlah anggota Polres Ogan Ilir harus menjalani hukuman fisik berupa push up

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Agung
Pemeriksaan kerapian dan kedisiplinan personel Polres Ogan Ilir, Senin (12/7/2021). 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Dikarenakan terlambat datang pada apel pagi, sejumlah anggota Polres Ogan Ilir harus menjalani hukuman fisik berupa push up.

Awalnya, apel pagi yang dipimpin Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy berjalan seperti biasa hingga selesai.

Namun saat para personel akan membubarkan diri, Wakapolres Ogan Ilir, Kompol Hardiman didampingi Kasi Propam, AKP Rengkut Tarigan meminta anggota yang terlambat apel untuk segera menapakkan kedua tangan ke tanah.

"Yang terlambat apel silakan push up," kata Hardiman usai apel di halaman Mapolres Ogan Ilir, Indralaya, Senin (12/7/2021).

Empat orang personel yang terlambat lalu menuju barusan paling belakang dan mereka melakukan push up.

Tak hanya bagi mereka yang terlambat datang, Hardiman juga memeriksa kerapian anggota mulai dari pakaian hingga rambut.

"Diingatkan kepada anggota agar selalu menjaga kerapian, penampilan saat bertugas. Perhatikan pakaian dan rambut," jelas Hardiman.

Ia mengingatkan para personel, bahwa Polri sebagai pelayan masyarakat juga harus memberikan contoh dalam hal kerapian.

Hardiman juga mengingatkan para personel untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dimanapun berada.

"Tetap patuhi protokol kesehatan karena kita ini menjalankan tugas dan melayani masyarakat," tandasnya.(Agung/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved