Breaking News:

CV Prabu Deli Fasilitasi Pembagian Kartu Tani untuk Petani di Jejawi OKI, Ini Keuntungannya

Untuk mensukseskan program pemerintah, distributor pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yakni, CV Prabu Deli, memfasilitasi

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Prabu Deli
Pimpinan CV Prabu Deli H Yan Anwar Rahmad SH MH menyerahkan kartu tani kepada salah satu perwakilan petani di wilayah Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Untuk mensukseskan program pemerintah, distributor pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yakni, CV Prabu Deli, memfasilitasi pembagian kartu tani.

Adapun petani yang menerima kartu tani dari distributor pupuk dari PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang ini adalah mereka yang tinggal di Kecamatan Jejawi.

Untuk diketahui bahwa Kecamatan Jejawi merupakan wilayah binaan CV Prabu Deli.

Pimpinan CV Prabu Deli H Yan Anwar Rahmad SH MH mengatakan, dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Dinas Pertanian Provinsi Sumsel Ir Mas Agus Usman MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian Sumsel, Yuhendra Augutuliantiny ST MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian OKI, Hermansyah SSos, dan PPK PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Komarsya Putra Bangsawan.

"Pada kegiatan ini, jumlah petani penerima kartu tani untuk Kecamatan Jejawi sebanyak 3.583 petani. Tak lupa juga dihadiri Kepala BPP Kecamatan Jejawi, Syamsul Bahri SP," kata Yan Anwar.

Pimpinan CV Prabu Deli H Yan Anwar Rahmad SH MH, Kepala Bidang Dinas Pertanian Provinsi Sumsel Ir Mas Agus Usman MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian Sumsel, Yuhendra Augutuliantiny ST MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian OKI, Hermansyah SSos, dan PPK PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Komarsya Putra Bangsawan, dan Kepala BPP Kecamatan Jejawi, Syamsul Bahri SP berfoto bersama dengan perwakilan petani Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI yang dapat kartu petani.
Pimpinan CV Prabu Deli H Yan Anwar Rahmad SH MH, Kepala Bidang Dinas Pertanian Provinsi Sumsel Ir Mas Agus Usman MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian Sumsel, Yuhendra Augutuliantiny ST MSi, Kepala Seksi Dinas Pertanian OKI, Hermansyah SSos, dan PPK PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Komarsya Putra Bangsawan, dan Kepala BPP Kecamatan Jejawi, Syamsul Bahri SP berfoto bersama dengan perwakilan petani Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI yang dapat kartu tani. (SRIPOKU.COM/Prabu Deli)

Dikatakan Yan Anwar, menurut sejumlah petani yang menghadiri acara, mereka mengaku senang akan keberadaan kartu tani ini.

Pasalnya, pemegang kartu tani membuat petani bisa mendapatkan keuntungan.

Menurut sejumlah data, kartu tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman, hingga kartu subsidi (e-wallet).

Keunggulan dari Kartu Tani ini, antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, dan multifungsi.

Ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam Kartu Tani digunakan untuk yang pertama, sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian.

Kedua, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan.
Ketiga, data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia.

Keempat, bagi Bulog dapat memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani.

Petani penerima kartu tani sekaligus mendapat merchandise dari CV Prabu Deli.
Petani penerima kartu tani sekaligus mendapat merchandise dari CV Prabu Deli. (istimewa)

Sedangkan keunggulan kelima, bagi dinas pertanian dapat mengetahui produktifitas lahan suatu daerah.
Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia.

Dikatakan Yan Anwar, berdasarkan keterangan Menteri Pertanian, keberadaan Kartu Tani membuat pemerintah bisa berdisi di samping para petani sehingga bisa memberikan solusi dan petani tidak berjalan sendiri.
Kartu Tani merupakan strategi pembangunan pertanian yang visioner dan integratif.

Yang didalamnya berkaitan dengan kejelasan tata ruang nasional, infrastuktur, pola pengusahaan pertanian, kelembagaan pertanian, riset dan teknologi tepat guna, supply chain management, aspek keuangan, monitoring neraca produksi dan stok nasional, serta bagian dari industri berbasis pertanian.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved