Breaking News:

Bergulat dengan Raja Hutan, Pencari Kayu Diterkam, Kakinya Robek Usai Tendang Kepala Harimau

Nasib mujur bagi Azmi, Pencari Kayu di Pelalawan Provinsi Riau setelah bertarung dengan si Raja Hutan –sebutan Harimau yang mengganas.

Editor: Salman Rasyidin
Istimewa
Azmi, Pencari Kayu di Pelalawan saat dirawat Rawat Inap Kuala Kampar usai diserang harimau. Ada luka cakar di dada, kaki robek parah. azmi selamat usai tendang kepala harimau yang menerkamnya. 

SRIPOKU.COM—Nasib mujur bagi Azmi, Pencari Kayu di Pelalawan Provinsi Riau setelah bertarung dengan si Raja Hutan –sebutan Harimau yang mengganas. Syukur nyawa Azmi masih selamat meski kakinya robek parah dan luka di dadanya bekas cakaran usai menendang kepala harimau yang mengganas.  

Dilansir TRIBUNPEKANBARU.COM, seorang pencari kayu di Kabupaten Pelalawan, Riau merasakan ganasnya harimau. Si Raja hutan menerkamnya, ada luka cakar di dada dan kaki robek parah.

Untungnya, pria itu berhasil melawan dengan menendang kepala si Raja Hutan.

Terkait adanya peristiwa serangan Harimau Sumatera di Kabupaten Pelalawan, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Suharyono menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut.

Selanjutnya pada Minggu (11/7/2021) pagi, tim resort setempat sedang menuju ke desa atau lokasi korban untuk mendapatkan informasi yang tepat.

"Tentunya kami turut prihatin, kalau lagi-lagi harus ada korban konflik dengan harimau,” ujar Suharyono, Minggu (11/7/2021).

“Kami selalu berharap ke semua pihak untuk bersama-sama saling mengingatkan tentang perlunya pemahaman hidup berdampingan dengan satwa yang dilindungi,"tambahnya.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono.
Kepala BBKSDA Riau, Suharyono. ((Tribun Pekanbaru/Theo Rizky))

Ia mengingatkan agar jangan ada yang dengan sengaja menebang kayu di hutan-hutan primer yang merupakan ruang hidup harimau.

"Jangan pula kita biarkan saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita memasang jerat di hutan dan berburu babi dan seterusnya,” ucapnya.

“Karena itu juga merupakan penopang hidup harimau, makanan pokok harimau, terakhir saya berharap, saudara-saudaraku Desa Serapung sana tetap tenang, tidak berbuat anarkis terhadap Harimau Sumatera liar tersebut," pesan Suharyono.

Halaman
123
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved