Breaking News:

Kata Ahli Patologi: Kapan Sebaiknya Tes Covid-19 Akurasi Berapa Persen & Antigen Positif Gimana PCR?

Tes Covid-19 penting dilakukan untuk mendeteksi infeksi Virus Corona pada orang yang merasakan gejala, atau melakukan kontak erat

Editor: adi kurniawan
sripoku.com/jati
Ilustrasi swab antigen Covid-19 

SRIPOKU.COM -- Ahli Patologi klinik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK, PhD, FISQua mengatakan, tes Covid-19 penting dilakukan untuk mendeteksi infeksi Virus Corona pada orang yang merasakan gejala, atau melakukan kontak erat dengan orang yang positif terpapar virus corona.

Perlu diketahui, tes antigen bisa mendeteksi protein spesifik dari virus corona penyebab Covid-19.

Sementara tes PCR mampu mendeteksi materi genetik virus corona.

Ia juga menjelaskan, pemeriksaan Covid-19 paling baik dilakukan saat virus sudah terdeteksi.

“Virus sudah bisa dideteksi saat jumlah virus sudah melebihi Limit of Detection (LoD)."

"Bila masih di bawah LoD, maka tes tidak bisa mendeteksi walau virusnya ada,” jelas Tonang kepada Kompas.com.

LoD tes PCR lebih rendah ketimbang LoD tes antigen.

Di awal infeksi, tes PCR rata-rata mulai dapat terdeteksi pada hari ketiga setelah kontak dengan biang Covid-19.

Sedangkan tes antigen rata-rata mulai terdeteksi beberapa jam sampai satu hari setelah PCR mulai terdeteksi, atau 3-4 hari setelah kontak dengan virus corona.

Gejala Covid-19 rata-rata mulai muncul pada hari kelima.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved