Breaking News:

Kesatuan Islam Sebagai Modal Moderasi Universal

Melalui ajaran Islam secara langsung, semua masyarakat di dunia dibawa lebih dekat satu sa­ma la­in.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Otoman, S.S., M.Hum. 

Oleh: Otoman, S.S., M.Hum.

Dosen Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab & Humaniora UIN Raden Fatah Palembang

“Ja­nganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah da­tang ke­terangan yang jelas kepada mereka. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat” (QS. Ali Imran: 106).

Melalui ajaran Islam secara langsung, semua masyarakat di dunia dibawa lebih dekat satu sa­ma la­in.

Berdasarkan Islam, Allah SWT menciptakan umat manusia beragam suku bangsa bu­kan­lah un­tuk saling bermusuhan atau saling berperang, tetapi untuk saling mengenal (lihat QS. Al-Hu­jurat: 13).

Hal ini menegaskan, bahwa bangsa manusia itu meskipun berbeda-beda, na­mun harus tun­duk kepada perintah Tuhan.

Islam sebagai agama sebuah agama sempurna dan paripurna mem­bawa misi rahmatan lil ‘a­la­min (Lihat QS. Al-Biya’ : 107).

Islam membawa misi ke­se­la­mat­an, kedamaian, keten­tra­man, dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta.

Islam membawa ajaran yang mengandung nilai-ni­lai kesatuan aktual  yang dapat dijadikan modal moderasi universal dalam beragama.  

Pertama, Islam menekankan adanya satu asal bagi sekalian umat manusia.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved