Breaking News:

Antisipasi Penyebaran Virus Corona Semakin Meluas, Kejati Sumsel Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atau Kejati Sumsel melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh bagian gedungnya, guna mencegah Covid-19.

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Chairul Nisyah
Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atau Kejati Sumsel yang berlokasindi Jalan Gub H Bastari, Seberang Ulu I, Kota Palembang, melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh bagian gedungnya. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pandemi Virus Corona atau Covid-19, hingga saat ini belum juga terselesaikan.

Tidak pandang bulu, siapapun dapat terkonfirmasi oleh virus yang sudah banyak menelan korban jiwa ini.

Ditambah munculnya varian baru dari virus ini, membuat masyarakat benar-benar harus menjaga diri dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

Seperti, menggunakan masker, menjaga jatak, menghindari kerumunan, dan selalu untuk mencuci tangan menggunakan sabun.

Kondisi seperti ini, ternyata juga memperngaruhi instansi negara, seperti di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atau Kejati Sumsel.

Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atau Kejati Sumsel yang berlokasindi Jalan Gub H Bastari, Seberang Ulu I, Kota Palembang, melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh bagian gedungnya.

Dikonfirmasi pada Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH dirinya mengatakan penyemprotan cairan desinfektan tersebut, sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah kerja kejaksaan.

"Penyemprotan cairan desinfektan ini merupakan bentuk antisipasi kita terhadap penyebaran virus Covid-19 di ruang kerja Kejati Sumsel," ujar Khaidirman, Kamis (8/7/2021)

Khaidirman juga mengatakan, tidak hanya melakukan penyemprotan cairan desinfektan di seluruh gedung dan ruang kerja, Kejati juga mewajibkan siappun yang berkepentingan, baik pejabat, tamu undangan, atau sebaginya wajib untuk menerapkan protokol kesehatan dan melakukan test rapid antigen.

"Untuk rapid antigen sudah kita berlakukan sejak berapa bulan lalu. Dan itu masih berlaku hingga sekarang, bagi siapapun yang memiliki kepentingan di Kejati Sumsel," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved