Breaking News:

Varian Eta Ditemukan di Ibukota, Ilmuwan Masih Awasi Varian Baru Ini  

5M adalah mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas

Editor: aminuddin
Tribunnews.com
Ilustrasi: Varian baru virus corona 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -  Virus corona kini memang semakin canggih penyebarannya. 

Bukan saja cepat menyebar, tapi kemampuan 'adaptasi sel' baru terus menebar.

Buktinya, kini bukan cuma corona varian Alfa, Beta, Delta dan Kappa, tetapi Eta pun telah ditemukam kasusnya di Indonesia.

Yap, meski namanya terdengar agak Sunda, "eta" berarti itu. 

Bukan berarti, varian baru tersebut berasal dari wilayah Jawa Barat,  justeru kasusnya telah ditemukan di ibukota Jakarta.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/7/2021) satu kasus vzirua corona baru yaitu varian Eta atau B.1.525 ditemukan di Jakarta.

Ini merupakan kasus pertama varian Eta di Ibu Kota.

Hal itu terlihat dari data Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 6 Juni 2021.

Dalam situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan bahwa sampel Eta ditemukan di banyak negara pada Desember 2020, dan ditunjukkan ke publik luas pada 17 Maret 2021.

Sedangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC menyebut varian Eta pertama kali teridentifikasi di Inggris Raya atau Nigeria, Afrika Barat pada Desember 2020.

Halaman
12
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved