Breaking News:

Rekor Tertinggi Covid di Sumsel

Statusnya Zona Kuning Covid-19, Stok Tabung Oksigen di OKI Aman untuk 45 Hari ke Depan

"Belum ditemukan kasus lonjakan permintaan tabung oksigen di OKI, meskipun di wilayah jawa mengalami krisis tabung oksigen," katanya.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/nando
Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan, saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Penulis: Nando

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Tabung oksigen menjadi salah satu kebutuhan krusial sejak Virus Corona Disease 2019 atau Covid-19 muncul.

Permintaan tabung oksigen juga terus merangkak naik berbarengan dengan meningkatnya penderita Virus Corona, karena pada kasus yang parah, dapat menyebabkan pasien sulit bernapas atau terasa sesak.

Update terbaru dari Dinkes Sumsel pada Rabu (7/7/2021), Kabupaten OKI saat ini berstatuskan zona kuning Covid-19.

Saat ini, berbarengan dengan ditetapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)Darurat, masyarakat juga dihadapkan dengan krisis tabung oksigen di wilayah Pulau Jawa.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan SKM MKes, saat ditemui Rabu (7/7/2021) mengungkapkan untuk saat ini stok tabung oksigen di OKI mulai dari rumah sakit maupun puskesmas bisa dikatakan cukup. 

DUNIA CEMAS Kondisi Indonesia Bisa Memburuk Akibat Lonjakan Covid Varian Delta: Kamboja Menyusul

"Alhamdulillah kabupaten kita sangat aman dalam kebutuhan stok tabung oksigen.

Di rumah sakit sekitar 13.500 liter per bulan dan untuk 45 hari ke depan masih aman," kata Iwan.

Sedangkan kebutuhan tabung oksigen untuk di puskesmas berbeda-beda.

Namun, dikatakan Iwan standar kebutuhan tabung di puskesmas yakni sekitar 5 hingga 6 tabung oksigen yang saat ini sudah terisi semua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved