Breaking News:

Berita Palembang

Remaja 18 Tahun di 35 Ilir Palembang Diculik Pasutri Asal Lampung, Seorang Pelaku Dipenjara 10 Bulan

Ikut andil akan aksi penculikan yang dilakukan suaminya, ibu rumah tangga asal Lampung divonis penjara 10 bulan.

Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
Saat terdakwa Nun Hayati (37), dipertemukan pada korban penculikan di Polsek Ilir Barat II, pada Februari 2021 lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terlibat kasus penculikan yang dilakukan oleh suami dan berapa rekannya lain, Nun Hayati (37) divonis penjara 10 bulan.

Vonis penjara untuk warga Jalan Mulya Jaya, Kecamatan Tulang Bawang, Kelurahan Tulang Bawang Barat, Lampung dibacakan [ada sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (6/7/2021).

Dikonfirmasi pada kuasa hukum terdakwa, Trias Aulia SH, mengatakan jika terdakwa terdakwa hanya sebagai orang yang disuruh untuk meminta uang saja.

"Proses penculikannya sendiri, terdakwa tidak sama sekali terlibat.

Terdakwa hanya diminta untuk membujuk korbannya agar orangtua atau keluarga korban mau memberikan sejumlah uang," jelas Trias Aulia, saat dikonfirmasi Rabu (7/6/2021).

HEBOH Penculikan Anak di Halte Poligon, Pelaku Sempat Dihadiahi Bogem Mentah: Polisi Turun Tangan

Trias juga menjelaskan atas perbuatannya, terdakwa Nun Hayati dikenakan pasal Pasal 333 Ayat 2 Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU, yang menuntut terdakwa dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara.

Atas putusan tersebut, baik terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum, menyatakan menerima.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja warga Jalan Sidoing, Kelurahan 35 Ilir, Kota Palembang, diculik oleh sekelompok orang.

Pria 18 tahun itu diculik oleh tiga pria dewasa yang mengaku teman dari pamannya yang bernama Deni Saputra.

Korbani diduga diculik karena pamannya yang bernama Deni memiliki utang pada pada salah seorang pelaku penculikan bernama Rakai, yang merupakan suami dari terdaka Nun Hayati.

Rakai dan kedua temannya bernama Budi dan Safri membawa korban ke daerah Tulang Bawang, tepanya ke rumah terdakwa Nun Hayati.

Diduga Akan Lakukan Aksi Penculikan, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga Hingga Diamankan

Di rumahnyalah, Nun Hayati mencoba membujuk korban untuk meminta orang tuanya mentransfer uang sebesar Rp. 15.000.000,- 

Sampai pada akhirnya Nun Hayati dijemput oleh petugas Polsek Ilir Barat II, untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved