Breaking News:

Berita Pali

Jauh-jauh Merantau di PALI, Warga Wonogiri Ini Curi Besi Jembatan : untuk Biaya Hidup Pak

Stanislaus Pasca Devara (24 tahun) seorang pemuda asal Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah diamankan Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Reigan Riangga
Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang saat mengintrogasi kedua tersangka, Rabu (7/7/2021) 

SRIPOKU.COM, PALI - Stanislaus Pasca Devara (24 tahun) seorang pemuda asal Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah diamankan Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Stanislaus yang baru empat (4) bulan tinggal pindah dan berdomisili di Bumi Serepat Serasan ini diamankan lantaran aksi nekatnya mencuri besi jembatan di Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi pada Minggu (4/7/2021) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam melancarkan aksinya, pria asli Jawa tengah ini dibantu Ari Anja (28) warga Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI yang turut diamankan polisi.

Aksi nekat dua pelaku itu dilakukan dengan cara memotong besi jembatan menggunakan alat potong dan mengangkutnya menggunakan mobil pick up.

Namun apes, saat mengangkut barang curian tepat di depan Mapolsek Tanah Abang, mobil pelaku ditangkap polisi dan kini mendekam di sel tahanan Polsek Talang Ubi.

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution berkata bahwa selain dua tersangka diamankan juga barang bukti berupa satu unit mobil Grand Max pick up warna hitam nopol BG 9373 NR, enam potong besi habim panjang masing-masing +- 2 meter, satu buah lampu potong dan 1 tabung oksigen.

Kronologi kejadian, awalnya kedua pelaku berangkat ke lokasi jembatan yang akan dicuri dengan membawa peralatan berupa mobil Grand Max, lampu potong dan tabung oksigen.

Sesampainya di lokasi jembatan, kedua pelaku bergabung dengan dua orang pelaku lagi yang tidak dikenal yang berasal dari Desa Sungai Ibul.

Kemudian, para pelaku mulai menyiapkan peralatan yang dibawa untuk memotong besi jembatan.

Setelah peralatan siap, pelaku Stanislaus langsung memotong besi jembatan dengan menggunakan lampu potong hingga menjadi 6 potong.

"Setelah besi dipotong, besi pun dimuat oleh pelaku lainnya kedalam bak mobil. Lalu kedua pelaku membawa kabur mobil. Atas kejadian itu pihak PU PALI mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta dan melapor ke Polsek Talang Ubi," ungkap Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang, Rabu (7/7/2021).

Dijelaskan, belum sempat menjual hasil curian, pelaku berhasil tertangkap tangan oleh anggota Polsek Tanah Abang saat melintas di depan Polsek Tanah Abang, saat pelaku sedang mengendarai mobil bermuatkan besi hasil curian.

"Pelaku dan barang bukti dilimpahkan ke Polsek Talang Ubi. Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman diatasi lima tahun kurungan," jelasnya.

Sementara, tersangka Stanislaus mengaku bahwa aksinya ini baru dilakukan sebanyak dua kali.

"Besinya dijual ke wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Hanya untuk biaya hidup pak," katanya.(cr2)

Dipanggil Kejati Sumsel, Yansuri : Penganggaran Dana Masjid Sriwijaya Sudah Sesuai Prosedur

Terekam CCTV Pria Bercelana Loreng Mencuri Motor di SU I Palembang, Aksinya Viral di Media Sosial

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved