Breaking News:

Rekor Tertinggi Covid di Sumsel

Bandara SMB II Palembang Ungkap Syarat Terbang ke Jawa dan Bali Selama Penerapan PPKM Darurat

Sementara, untuk keberangkatan di luar Pulau Jawa dan Bali, calon penumpang cukup melampirkan hasil rapid test antigen 1x24 jam. 

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
sripoku.com/odi
Para penumpang saat hendak berangkat melalui Bandara SMB II Palembang, Rabu (7/7/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selain wajib memperlihatkan bukti vaksinasi Covid-19 minimal tahap pertama, para calon penumpang yang akan berangkat ke Pulau Jawa dan Bali juga diwajibkan tes PCR Covid-19 terlebih dahulu sebelum terbang dari Bandara SMB II Palembang

Persyaratan itu diberlakukan selama Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli 2021. Hasil negatif PCR Test yang berlaku 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

EGM of Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Tommy Ariesdianto, menjelaskan kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 45 Tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa Pandemi Covid-19.

"Persyaratan ini untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi udara di dalam negeri," ujarnya, Rabu (7/7/2021).

Disebut Dinkes Sumsel Masuk Zona Merah, Ini Kondisi Terkini Kasus Virus Corona di Lahat 6 Juli

Ia mengatakan, untuk penerbangan antar bandar udara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandar udara di Pulau Jawa dan penerbangan dari atau ke bandar udara di Pulau Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. 

Sementara, untuk keberangkatan di luar Pulau Jawa dan Bali, calon penumpang cukup melampirkan hasil rapid test antigen 1x24 jam. 

Untuk mempermudah perjalanan dan menghemat biaya, para calon penumpang diimbau untuk melaksanakan PCR test ke Rumah Sakit (RS) atau Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang telah menyediakan tes usap tersebut. 

"PCR dan kartu vaksin wajib untuk perjalanan ke Jawa dan Bali.

Ada beberapa daerah juga SK Gubernurnya mengharuskan PCR. PCR silakan langsung ke RS saja, di Bandara tidak berikan layanan PCR," tegas Tommy. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved