Breaking News:

Lonjakan Covid Indonesia

APA yang Harus Dilakukan Jika Anak-anak Tertular Virus Corona Ganas Varian Delta Asal India

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut kasus positif Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun di Indonesia cukup tinggi mencapai 12,5 persen.

Editor: Wiedarto
iStock/Natee127
ilustrasi anak penderita asma yang sedang mendapat penanganan uap 

SRIPOKU.COM -- Akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus yang positif Covid-19 termasuk anak-anak usia dibawah 17 tahun.  Kenaikan kasus ini diduga karena adanya varian yang baru yakni Delta sebagai penyebab utamanya

Dan anak-anak usia dibawah 18 tahun belum mendapatkan vaksin.  Nah bagaimana jika anak-anak terkena Covid-19, dan apa yang harus dilakukan.

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut kasus positif Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun di Indonesia cukup tinggi mencapai 12,5 persen.

Untuk mencegah penularan virus pada usia anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun menyerukan agar anak-anak tetap di rumah.

Dokter Spesialis Anak RSA UGM, Ade Febriana Lestari menyatakan, selama masa pandemi Covid-19, anak harus tetap di rumah dan dipenuhi kebutuhan dasarnya.

Artinya, kebutuhan asah asih asuh harus didapatkan anak selama berada di rumah.

"Orangtua wajib menyediakan dan menyiapkan rumah sebagai tempat anak merasa nyaman, bahagia, dan menyenangkan sehingga anak tidak merasa terkungkung atau terisolasi di rumah," kata dia melansir laman UGM, Selasa (6/7/2021).

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Dia mengaku, orangtua harus menyiapkan bahan pangan yang sehat dan mainan untuk bahan stimulasi yang sesuai usia anak.

Tak hanya itu, orangtua diharapkan banyak berinteraksi dengan anak untuk bisa mengajarkan budi pekerti yang baik.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved