Tanaman Ekor Naga

Punya Sejumlah Khasiat, Ternyata Memperbanyak Daun Ekor Naga Mudah, Cukup Dengan Cara Stek

Karena tanaman yang masuk dalam keluarga (family) Monstrea ini dapat dibiakan dengan cara stek batang. Yakni dari potongan ruas batangnya.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/leni juwita
Tanaman ekor naga yang masih berusia sekitar 6 bulan yang dijual di kios bunga milik mba Mut. Foto sripoku.com/leni juwita 

SRIPOKU.COM.BATURAJA - Diyakini punya sejumlah khasiat untuk mengobati kanker dan sejumlah penyakit, membuat nilai ekonomi daun ekor naga meroket.

Bagi mereka yang sudah memiliki tanaman ini, untuk melakukan pembiakan atau pembibitan tidak lah sulit. Karena tanaman yang masuk dalam keluarga (family) Monstrea ini dapat dibiakan dengan cara stek batang. Yakni dari potongan batang.

Ruas batang daun ekor naga yang sudah memiliki bakal akar menjadikanstek tanaman mudah tumbuh.

Seperti tips cara menambah koleksi tanaman ekor naga oleh Mba Mut (45), pemilik usaha tanaman hias “Khazana Alam “ yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Jalan Lingkungan Kemiling Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU Propinsi Sumatera Selatan .

Menurut wanita yang akrab disapa mba Mut ini menuturkan, tanaman ekor naga ini dibelinya dari Lampung .

“Tanaman ekor naga sempat booming sebelum masa pandemi covid-19 ,” terang Mba.

Harganya saat itu berkisar Rp 300 ribu/pot  anakan. Karena harganya  cukup mahal, maka pemilik usaha jual bunga ini berinisatif mengembang biakan tanaman dnegan cara distek.

Hasilnya cukup  menggembirkan, ternyata tanaman ekor naga asal dari himalaya dengan mudah bisa diperbanyak dengan cara stek.

Caranya dengan memilih ruas yang sudah ada akarnya, lalu dipotong kemudian dimasukan dalam gelas berisi air .

Biarkan selama satu minggu atau sampai tumbuh akar baru, selanjutnya sudah siap dipindahkan ke media tanah.

Dikesempatan itu mba Mut mengatakan, setelah memasuki musim pandmei covid-19, tanaman ekor naga yang dijualnya tidak begitu laku lagi. Saat ini Mut hanya memiliki satu pot tanaman ekor naga berusia 6 bulan yang dipatok dnegan harga Rp 250.000.

Menurut Mut tanaman ekor naga ini  merupakan tumbuhan merambat , seiring berjalan waktu daun ekor naga akan membelah dan diatas usia 7 bulan biasanya semua daun akan membelah secara sempurna mirip ekor naga. “ Namun masih tergantung tingkat kesuburan pohon,” terang Mut.

Saat ditanya tentang khasiat tanaman yang berasal dari Halamera ini,  pemilik  usaha jual beli bunga ini mengaku tidak tahu persis, namun mitosnya untuk kesehatan pernapasan.

“ Katonyo merupakan  tanaman kesehatan untuk menagkal radikal bebas,” terang mba Mut. Namun bagi penjual tanaman bunga ini dirinya sebagai pengusaha jual beli bibit bunga yang penting harus cerdas membaca permintaan pasar.  (eni)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved