Breaking News:

Masa Pandemi Covid-19 Pertanian Tetap Terjaga dan Menjadi Andalan Melalui Aplikasi Si Bejajo

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merancang aplikasi jual beli produk pertanian dengan nama

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/TS Linda Trisnawati
Si Bejajo resmi dilaunching hari ini oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) di Hotel Santika Premiere Palembang, didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel Rusuan Bambang Pramono, Dirut Patani Sarjan Tahir, dan Dirut Bank Sumsel Babel A Syamsudin. 

Seperti pupuk, dimana selama ini belum terpenuhi dari pupuk subsidi.

Untuk itu digandeng PT Pusri di market place Si Bejajo ini untuk memasarkan produk pupuk non subsidinya.

Lalu ada juga alat-alat pertanian dan lain-lain.

"Market place ini kita uji cobakan ke petani selama beberapa bulan kedepan dan gratis. Dari data base yang ada di Dinas Pertanian ada 732.512 petani yang terdata, ini akan kita aja secara bertahap," tuturnya.

Market place ini akan dilihat performancenya, dan diverifikasi dengan baik.

Mulai dari kualitas yang baik, petani akan dapat barang dengan kualitas bagus.

Jadi harga wajar sesuai dengan kualitas. 

Sedangkan Dirut Pandu Petani Indonesia (Patani ), Sarjan Tahir mengatakan, ia mengaku senang karena dapat memberika sumbangsi bagi para petani untuk bisa memasarkan hasil-hasil komoditi di Sumsel melalui Aplikasi Market Place Si Bejajo.

"Ini gerakan di sektor pertanian. Market place Si Bejajo ini merupakan yang pertama di Indonesia khusus Sumsel yang memfokuskan produk pertanian. Namun pemasarannya sampai nasional hingga internasional," katanya.

Menurutnya, dari 732.512 petani bisa punya lapak dan apa saja bisa dijual.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved