Breaking News:

Bandit Kakap Paling Dicari Polisi Akhirnya Tumbang

Resedivis kambuhan ini tewas ditembak polisi karena mencoba menyerang petugas saat akan ditangkap, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur de

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Leni Juwita
Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH 

SRIPOKU.COM.BATURAJA -- Bandit kelas kakap yang paling dicari polisi akhirnya tumbang.

Edi Susanto (32) sangat  meresahkan masyarakat karena  tak  segan-segan menganiaya korbannya saat beraksi.

Resedivis kambuhan ini tewas ditembak polisi karena mencoba menyerang petugas saat akan ditangkap, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak tersangka, Minggu (4/7/21) lalu.

Setelah sempat mengancam nyawa anggota Team Resmob Singa Ogan Polres OKU, penjahat yang sudah meresahkan masyarakat ini akhirnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, karena kediduga kehabisan darah.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIk MH melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal yang dikonfirmasi menjelaskan, berdasrakan catatan polisi, tersangka merupakan penjahat yang sudah lama masuk daftar pencarian polisi, setidaknya ada 6 laporan polisi berhasil diungkap. 

Warga Dusun IV Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU itu, telah berulangkali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan menggunakan senjata api rakitan (Senpira) dan penganiayaan merupakan penjahat kambuhan (residivis) dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Diantaranya, pada tahun 2017 tersangka melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan modus pecah kaca di Air Gading Kecamatan Baturaja Barat dengan kerugian korban Rp 250 Juta, masih di tahun yang sama tersangka melakukan  penusukan sebanyak 9 kali kepada korban di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Sedangkan pada Agustus 2020 lalu juga tersangka Edi Susanto melakukan pencurian dengan modus membongkar rumah dan mengambil 1 unit HP Merk Vivo di Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, pada Desember 2020 lalu, juga melakukan pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca dan gembos ban mobil di Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dengan kerugian korban Rp 115 Juta, masih dibulan yang sama tersangka melakukan curat dengan modus pecah kaca mobil di Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dengan kerugian korban Rp 1,5 Juta.

Sedangkan April 2021 lalu, tersangka juga kembali melakukan penganiayan dengan modus penusukan mengakibatkan korban luka-luka serius, tempat kejadian di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Dari tersangka yang kini tak berdaya, ada beberapa barang bukti (BB) berhasil diamankan Team Resmob Singa Ogan Polres OKU, masing-masing berupa 1 pucuk Senpira jenis Revolver warna silver, 2 butir peluru, 2 selongsong peluru di dalam silinder Senpira dan 1 HP Vivo Y12 warna merah maron.

Dari bermacam tindak kejahatan yang dilakukan tersangka yang juga sebagai Residivis Edi Susanto, ada sejumlah 6 laporan korban kepada pihak kepolisian sektor (Polsek) Lubuk Batang, Polsek Baturaja Timur dan SPK OKU.

Dijelaskan AKP Mardi Nursal, untuk kronologis penangkapan, pada saat dilakukan penggrebekan penjahat sadis ini melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api rakitan menyerang petugas Team Resmob.

Melihat penjahat nekad menyerang polisi, petugas bertindak tepat dan cepat dengan melepaskan tembakan ke udara, namun penjahat sadis ini tidak menggubris. 

"Team Resmob melakukan tindakan tegas terukur dengan membalas tembakan tersangka dan akhirnya menyarang dibagian betis antara kaki tersangka," tuturnya.

Kemudian Team Resmob Polres OKU mengamankan dan membawa tersangka ke rumah sakit, pada saat sampai di RSUD Ibnu Sutowo dan dilakukan penanganan medis  namun penjahat kambuhan ini tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. (eni)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved