Breaking News:

Terdampak PPKM Darurat, GIIAS 2021 Terpaksa Mundur, Pengaruhi Penjualan Mobil Semester II

Diundurnya perhelatan GIIAS 2021 juga akan ikut berpengaruh terhadap daya beli produk otomotif secara keseluruhan.

Editor: Azwir Ahmad
kompas.com
Ilustrasi: Pameran GIIAS 2021 dipastikan berlangsung kembali(Dok. Gaikindo) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah serius berupa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah pulau Jawa - Bali, menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Kebijakan PPKM darurat tersebut berdampak juga terhadap perhelatan pameran otomotif Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) International Auto Show (GIIAS) 2021 yang diundur hingga September mendatang.

Pada mulanya ajang pameran otomotif bergensi ini akan berlangsung pada 12-22 Agustus 2021.

Ditundanya GIIAS 2021 ini dinilai kalangan otomotif akan mempengaruhi penjualan mobil pada semester II 2021 ini.

Seperti diungkapkan Head of Marketing PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Julian Olmon, bahwa kondisi pandemi di Indonesia saat ini pasti akan berdampak terhadap penjualan mobil di semester II 2021.

"Tentunya akan ada dampak terhadap penjualan di semester II, dengan adanya pembatasan aktivitas membuat konsumen akan wait and see," kata Julian, Senin (5/7/2021).

Julian berpendapat, diundurnya perhelatan GIIAS 2021 juga akan ikut berpengaruh terhadap daya beli produk otomotif secara keseluruhan.

Bicara tentang penjualan di sepanjang 2021, Julian menyebut, akan sulit bagi perusahaan memprediksi bagaimana proyeksi penjualan mobil hingga akhir tahun nanti. Hal itu lantaran kondisi pandemi yang cukup berdampak terhadap industri otomotif sejak tahun lalu.

"Kita sama-sama tahu bahwa industri otomotif salah satu yang terimbas cukup tinggi di masa pandemi Covid-19 ini," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Gaikindo, wholesales Nissan pada periode Januari-Mei 2021 tercatat sebanyak 388 unit atau menurun 81,9% dari realisasi di periode yang sama tahun sebelumnya 2,145 unit.

Setali tiga uang, PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebut, masih harus melakukan monitoring terhadap proyeksi penjualan di semester II 2021 atau hingga penghujung tahun nanti.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi bilang, dengan diundurnya perhelatan GIIAS 2021, pihaknya akan fokus untuk meningkatkan aktivitas digital.

Berbeda dengan Nissan, Toyota berhasil mencatatkan peningkatan wholesales sebesar 26,6% pada periode Januari-Mei 2021 menjadi sebanyak 98.906 unit. Torehan tersebut meningkat 20.795 unit dibandingkan wholesales pada periode yang sama di tahun lalu 78.111 unit.

Artikel ini telah tayag di kontan.co.id dengan judul Kasus Covid-19 melonjak, begini pengaruhnya terhadap penjualan mobil di semester II

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved