Pasal Penghinaan Presiden

Pasal Penghinaan Presiden VS Kesetaraan Kedudukan Dalam Hukum

Bahwa kita ketahui bersama terdapat berbagai pendapat tentang penyusunan pasal-pasal di da­lam Ran­cangan Kitab UU Hukum Pidana baru-baru ini.

Editor: Salman Rasyidin
Pasal Penghinaan Presiden VS Kesetaraan Kedudukan Dalam Hukum
ist
Arianti Maya Puspa Dewi,SH

Simbol se­cara filosofis sesungguhnya mewakili ide, perasaan, pikiran, benda, dan tindakan.

Dengan de­mi­­­kian, simbol merupakan wadah ide, perasaan, pikiran, benda dan tindakan. Itulah kandungan sim­bol.

Simbol mampu melingkupi dan merepresentasikan keseluruhan ide, perasaan, pikiran, ben­da dan tindakan.

Ashley Montagu melihat perbedaan antara simbol dengan tanda. Dia menjelaskan bahwa tanda (sign).

Simbol adalah abstrak, konotatif, kontemplatif,penuh arti, dan banyak pengetahuan di da­­­lamnya.

Tanda adalah eksternal.

Simbol adalah internal.

Tanda sangat berhubungan dengan du­nia alamiah, sedangkan simbol dengan dunia ide.

Simbol adalah makna abstrak dari suatu ni­lai yang diberikan oleh mereka yang menggunakannya terhadap sesuatu yang lain, baik yang nya­ta maupun tidak.

Sebaliknya, tanda adalah suatu benda fisik yang dimengerti sebagai se­su­atu yang mewakili yang lain.

Lalu apakah presiden merupakan tanda Negara atau simbol Ne­ga­ra ?

Presiden sendiri adalah suatu kata yang berasal dari bahasa Latin yaitu prae-sebelum dan se­de­re-menduduki.

Pengertian Presiden Indonesia adalah kepala negara dan sekaligus kepala peme­rin­tahan Indonesia.

Sebagai kepala negara, Presiden memiliki hak politis yang sudah ditetap­kan oleh konstitusi suatu negara.

Halaman
1234
Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved