Breaking News:

Berita Prabumulih

Lagi Nongkrong Bawa Senpira, Warga Prabumulih Barat Ini Diamankan Polisi: Gaya-gayaan

Tim Opsnal melakukan razia premanisme di sekitaran taman kota Prabujaya, saat itu petugas mencurigai pelaku yang menunjukkan gelagat mencurigakan.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Tersangka berikut barang buktinya berupa senjata api rakitan (Senpira) yang diringkus oleh aparat Polsek Prabumulih Timur. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Akibat ulahnya membawa senjata api rakitan (Senpira), Joni Saputra L (32) terpaksa mendekam dan berlebaran Idul Adha di sel tahanan Mapolsek Prabumulih Timur.

Pria yang tinggal di Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih itu diringkus polisi ketika tengah nongkrong di Taman Kota Prabujaya, Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, Sabtu (3/7/2021) sore.

Dari tangan Joni Saputra berhasil diamankan barang bukti senjata api rakitan silinder 6 amunisi lengkap dengan 10 butir amunisi ukuran 9 mili.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Prabumulih Timur.

Informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya Joni Saputra bermula ketika pada Sabtu (3/7/2021) pukul 17.00 Team Opsnal Polsek Prabumulih Timur yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH melakukan patroli dan razia terhadap premanisme.

Tim Opsnal melakukan razia premanisme di sekitaran taman kota Prabujaya, saat itu petugas mencurigai pelaku yang menunjukkan gelagat mencurigakan.

Petugas lalu menghampiri Joni dan langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku, dan setelah digeledah ternyata pelaku membawa 1 buah senpi rakitan ilegal.

Baca juga: Motor Adu Kambing dengan Motor, Kakek 81 Tahun di Prabumulih Tewas di TKP

Tanpa pikir panjang petugas langsung mengamankan Joni dan membawanya ke sel tahanan Polsek Prabumulih Timur.

Dihadapan petugas, Joni Saputra mengakui senpira itu miliknya dan dibawa hanya untuk jaga diri serta gaya-gayaan saat nongkrong.

"Hanya untuk jaga diri saja pak," kilah pelaku di hadapan Polisi.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi didampingi Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH membenarkan adanya tangkapan tersebut.

"Pelaku berikut barang bukti telah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut petugas kami," ujarnya.

Kanit Reskrim menuturkan, akibat perbuatannya membawa senjata api rakita tersebut Joni akan dijerat dengan Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat 1 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Kami imbau masyarakat yang memiliki senjata api agar menyerahkan ke petugas kepolisian karena kalau ditangkap akan dijerat hukuman berat, apalagi digunakan untuk kejahatan," tegasnya. (eds/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved