Breaking News:

Liputan Khusus

Heboh Obat Cacing Ivermectin untuk Covid-19, di Palembang Banyak yang Cari Tapi Pasokan Kosong

Sejak sepekan lalu stok Ivermectin telah kosong karena tidak lagi ada suplai dari distributor.

Editor: Soegeng Haryadi
AFP/thestraitstime
ILUSTRASI: Pasien Covid-19 bergejala berat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat ditolak sejumlah puskesmas dan rumah sakit karena ruang perawatan penuh. 

Di apotek ini Ivermectin dibanderol dengan harga Rp 26 ribu untuk satu dos berisi 10 tablet. Namun Ivermectin pun tak boleh sembarangan dibeli oleh konsumen. Pembelian harus menyertakan resep dokter karena termasuk obat keras.

Sementara, dari penelusuran di beberapa marketplace, harga Ivermectin bisa mencapai Rp 530.000 per setrip isi 10 tablet. Namun pada umumnya penjual mematok harga Rp 200.000-an hingga Rp 350.000-an.

Salah satu toko daring dengan produk Ivermax mematok harga obat dengan izin edar sebagai obat cacing itu Rp 299.999. Sementara itu, di toko daring lainnya obat Ivermax dibanderol dengan harga tertinggi Rp 425.000 per setrip.

Rata-rata harga penjualan produk Ivermax mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 350.000 per setrip. Produk dengan harga Rp 250.000 paling laris dibeli dengan total transaksi 305 pembeli.

Ivermax juga dijual dengan kisaran harga Rp 260.000 sampai Rp 400.000 per setrip. Adapun lokasi toko online tersebut umumnya berada di Jakarta. Selebihnya berada di Tangerang, Bandung, Surakarta, Surabaya, Jombang, Pasuruan, dan Situbondo.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Dihubungi secara terpisah, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Yusri, menjelaskan, hingga kini belum mendapatkan informasi mengenai penggunaan Ivermectin sebagai obat bagi pasien yang terinfeksi virus korona.

"Belum ada info (soal Ivermectin). Saya kurang paham soal penggunaan obat apa saja untuk pasien Covid-19," jelas Yusri.

Sebelumnya BPOM memberikan lampu hijau obat Ivermectin untuk menjalani uji klinik sebagai obat Covid-19. Penyerahan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) dilakukan Kepala BPOM Penny K Lukito kepada Balitbang Kementerian Kesehatan yang langsung disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers virtual (28/6).

"Tentunya dengan penyerahan PPUK ini uji klinik terhadap obat Ivermectin sebagai obat Covid-19 segera dilakukan," ujar Penny.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved