Breaking News:

Citizen Journalism

Cerita Inspirasi Anak Petani Karet Asal PALI, Raih Penghargaan Ati Tanggon Emas di Akpol 2021

Selain berhasil meraih penghargaan Ati Tanggon Emas, Brigadir Taruna Dobi juga berhasil meraih ranking 11 dari 282 Taruna dan Taruni Akademi Kepolisia

Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/IST
Brigadir Taruna Doby, peraih penghargaan Ati Tanggon Emas dari Akademi Kepolisian tahun 2021 asal Kabupaten PALI. 

Meski dibesarkan dari keluarga yang sederhana, namun tidak membuat semangatnya patah untuk meraih mimpi.

"Orang tua saya seorang petani karet, setiap hari orang tua saya pergi ke kebun untuk mencari nafkah untuk saya, ibu dan kakak saya. Namun, meski demikian orang tua saya selalu memberi nasihat bahwa besarnya doa dan usaha akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa," tutur Dobi.

Putra dari pasangan Mustika dan Rusmenelia ini menuturkan jika tekad yang kuat untuk menjadi abdi negara sudah tertanam sejak duduk di bangku sekolah,

"Sejak SD, saya suka menonton film dokumenter seperti Bandung Lautan Api, Janur Kuning, G30 SPKI, dan saya juga sering diberi motivasi untuk menjadi seorang Tentara atau Polisi oleh ayah pada saat itu, sehingga keinginan untuk menjadi seorang prajurit sudah melekat pada diri saya" tutur taruna berusia 21 tahun itu.

Anak kedua dari dua bersaudara ini, memiliki segudang prestasi dan selalu aktif dalam kegiatan ketarunaan.

Diantaranya menjadi Wakil Komandan Rasimen Korps Taruna (Wadamenkorps),  Komandan Suku (Dansuk) Sumbagsel, dan ikut aktif dalam berbagai kegiatan tradisi.

Selain itu pada tahun 2019 Dobi dan tim yang mewakili resimen Akpol juga berhasil mendapatkan juara dalam pertandingan bola Voli pada acara Piktar yang diadakan di Akademi Angkatan Laut Surabaya.

Dobi juga beberapa kali ditunjuk untuk mewakili Akpol dalam acara badan pimpinan integrasi bersama Akmil, AAU dan AAL, sehingga tidak salah jika Brigtar Dobi terpilih menjadi Wadanmenkorps Akademi Kepolisian.

Sebelum menutup acara wisudawan taruna/taruni Akademi Kepolisian, Jendral nomor satu di Indonesia itu memberi pesan motivasi untuk para wisudawan.

"Untuk Wisudawan yang berada di posisi tengah dan akhir, jangan rendah diri, justru ini harus menjadi semangat untuk awal perjalanan karir," tutupnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kiriman dari Putri, citizen journalism dengan beberapa perubahan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved