Breaking News:

Kontribusi Sosial PT TEL di Bidang Pendidikan di Bawah Yayasan Pendidikan Tanjung Enim Lestari

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) setiap akhir tahun pelajaran melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru  secara online.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/YP Tanjungenim Lestari
Tampak salah satu siswi yang mengisi formulir daftar ulang di Sekolah Yayasan Pendidikan Tanjung Enim Lestari 

1. Program beasiswa untuk putra-putri yang berasal dari desa-desa sekitar perusahaan untuk jenjang Pendidikan D3 di ATPK (Akademi Teknologi Pulp dan Kertas) Bandung (Angkatan 2008 = 3 orang, 2010 = 6 orang, 2011 = 3 orang dan 2016 = 4 orang) dan Politeknik Sriwijaya – Palembang (2016 = 5 orang, 2017 = 10 orang, dan 2018 = 5 orang). Setelah lulus, penerima beasiswa ini juga ikatan dinas dan direkrut sebagai pekerja PT TEL.

2. Program pemberian perlengkapan sekolah (tas, buku, dan alat tulis) untuk siswa SD – SMA di 28 desa Area 1-3 dan desa Non Area yang ada di sekitar perusahaan.

3. Pendirian YP TeL awalnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan akan pendidikan bagi anak-anak pekerja PT TeL.

Dan dalam perjalanannya, sekolah yang ada di bawah YP TeL tidak hanya diperuntukkan bagi anak pekerja PT TeL, namun juga bagi anak non pekerja yang berasal dari desa sekitar sekolah.

Bahkan saat ini komposisi jumlah anak non pekerja (masyarakatr) yang ditampung di sekolah YP TeL mencapai 66 persen.

Semua perlengkapan dan biaya sekolah dibiayai oleh Perusahaan melalui Yayasan dan Dana BOS, sehingga tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh orang tua peserta didik.

Jumlah peserta didik periode Mei 2021, 168 siswa TK dengan jumlah 11 kelas, 614 siswa SD dengan jumlah 21 kelas dan 289 siswa SMP dengan jumlah 9 kelas.

Lulusan siswa Lematang Lestari sudah menyebar di berbagai profesi seperti Dokter, Tentara, Polisi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berbagai profesi lainnya.

Selanjutnya direncanakan tahun pelajaran 2021/2022 dimulai pada tanggal 12 Juli 2021 dan kita semua berdoa kepada Allah yang Maha Kuasa dan berharap agar pandemik COVID-19 bisa terkendali dan kita bisa melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka terbatas di TK, SD dan SMP Lematang Lestari dengan mematuhi prosedur kesehatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved