Jangan Tinggalkan 2 Amalan Ini Setelah Sholat, Baca Dengan Tenang Tak Sampai 5 Menit, Dosa Diampuni

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya menjelaskan tentang amalan-amalan yang memiliki keutamaan bagi siapa saja yang membacanya.

Editor: adi kurniawan
tribunwow/oki pertiwi
ilustrasi berdoa 

SRIPOKU.COM --  Setelah melakukan sholat, jangan langsung beranjak karena ada amalan-amalan yang memiliki fadilah luar biasa.

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya menjelaskan tentang amalan-amalan yang memiliki keutamaan bagi siapa saja yang membacanya.

Ada dua amalan yang jangan sampai ditinggal setelah sholat.

Yang pertama adalah zikir.

Zikir yang dimaksud adalah zikir subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar.

Baca sebanyak 33 kali masing-masing zikir, sehingga jumlah menjadi 99.

Syekh Ali Jaber menjelaskan agarkan membaca zikir ini dengan suara jelas dan pelan. 

Selain zikir, amalan satunya yang mempunyai manfaat luar biasa adalah membaca ayat kursi setelah sholat lima waktu.

Salah satu ayat yang kerap dibaca dan dihafal oleh umat muslim yakni Ayat Kursi.

Ayat Kursi adalah salah satu ayat yang terdapat di dalam Alquran.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Ayat ini merupakan ayat ke-255 dari Surah Al Baqarah.

Ayat Singgasana ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Quran.

Dalam Ayat Kursi, isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya.

Berikut ini bacaan Surat Al Baqarah ayat 255 dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Allāhu lā ilāha illā huw, al-hayyul-qayyum, lā ta`khużuhu sinatuw wa lā na`um, lahumā fis-samāwāti wa mā fil-ard, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuhītuna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-ard, wa lā ya`uduhu hifzuhumā, wa huwal-'aliyyul-'azīm

Artinya:

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Keutamaan Ayat Kursi

Lalu, tahukah kalian dahsyatnya kekuatan ayat kursi?

Berikut ini ulasan lengkapnya diterangkan oleh Ustaz Abdul Somad melalui tayangan YouTube TAMAN SURGA.NET.

"Makanya kalau baca ayat kursi baca terjemahannya, bukan mantera, kalau dibaca bangkit semangat, siapa Tuhanmu? Allah, tiada Tuhan selain Allah, Dia yang Maha Hidup, yang mengatur detak jantung, hembusan napas, langkah kaki, suara, Dia yang memberikan, kalau tidak tak ada kuasa," jelas Ustaz Abdul Somad.

"Apakah Dia mengantuk? lā ta`khużuhu sinatuw wa lā na`um, bagaimana kekusaann-Nya? lahumā fis-samāwāti wa mā fil-ard, Adakah yang bisa memberikan pertolongan kalau Dia tidak ridho tidak izin man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, tahu tak Dia perbuatan aku? ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuhītuna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, hebat kuasa Dia? wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-ard, sanggup nggak Dia mengatur alam semesta? wa lā ya`uduhu hifzuhumā, wa huwal-'aliyyul-'azīm," jelasnya.

"Itu kalau kau baca dengan pengetahuan yang sempurna, dengan iman yang kuat, terucap ke dalam otak tangkai jantung hatimu, maka hantu pun takut kepada engkau," jelas Ustaz Abdul Somad.

"Bukan masalah ayat kusrinya, tapi orang yang membaca, imannya, keyakinannya, maka ayat kursi dibaca setelah selesai sholat Duzhur dijaga sampai Ashar, selesai Ashar dijaga sampai Maghrib, selesai Maghrib dijaga sampai Isya, dibaca setelah Isya sebelum tidur, dijaga sampai Subuh," lanjutnya.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved