Breaking News:

Etika Iklan dan Media Sosial Dalam Islam

Ketika saham suatu produk minuman jatuh karena salah satu pemain bola ter­­ke­­nal menyingkirkan produk tersebut dihadapannya saat conferency press.

Editor: Salman Rasyidin
Etika Iklan dan Media Sosial Dalam Islam
ist
M. Rusydi

Oleh: M. Rusydi

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Ketika saham suatu produk minuman jatuh karena salah satu pemain bola ter­­ke­­nal menyingkirkan produk tersebut dihadapannya saat conferency press.

A­tau, mem­­blu­daknya peminat suatu produk makanan cepat saji yang me­masang boy­band Ko­rea dalam iklannya.

Ini menunjukkan bahwa iklan sangat ber­pe­nga­ruh ter­hadap pemasaran dan nilai ekonomi suatu produk.

Sebenarnya iklan bukan ha­nya ber­pengaruh terhadap nilai ekonomi, namun juga bisa ber­penga­ruh kuat ter­hadap per­geseran nilai budaya dan sosial.

Dalam era digital saat ini, orang sudah sangat mudah untuk menjadi pengiklan a­tau­pun mengakses iklan.

Sehingga seseorang yang memiliki produk ataupun me­ng­­inginkan suatu produk, bisa dilakukan melalui gawai yang dimiliki untuk me­­ma­sarkan produknya, ataupun mencari produk yang diinginkan tersebut.

Bah­­kan ik­lan apapun bisa dengan sangat mudahnya dijumpai di gawai kita.

Me­­masarkan apa­pun −barang dan jasa− baik yang diinginkan ataupun yang ti­dak diinginkan, yang diperlukan ataupun yang tidak diperlukan, yang berman­fa­­at ataupun justeru sebaliknya karena banyak juga iklan yang mengabaikan per­­soalan etika demi tu­juan ekonomi.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved