Breaking News:

Palembang Emas

Hj Fitrianti Agustinda: Adanya Dugaan Kebocoran Penampungan Tinja di TPA Sukawinatan Segera Teratasi

Adanya laporan dari warga kawasan Sukawinatan Palembang yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, adanya dugaan kebocoran pipa

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
sripoku.com/dok.Kominfo Kota Palembang
Tampak tiga unit alat berat jenis excavator saat bekerja mengangkat sisa kotoran rumah tangga. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Adanya laporan dari warga kawasan Sukawinatan Palembang yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, adanya dugaan kebocoran pipa penampungan pembuangan kotoran Tinja di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, Selasa (22/6/2021).

Pengaduan tersebut direspon positif oleh Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda SH, sehingga dirinya bersama tim melakukan evaluasi terkait informasi adanya kebocoran penampungan pembuangan kotoran tinja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Palembang tersebut. 

Tiga Aspol Polres OKU Berlomba Meningkatkan Kebersihan Lingkungan, Dalam Rangka HUT Bhayagkara ke-75

Empat Pejabat Jalani Sertijab dan Enam PJU Polres OKU Dilantik

Untuk diketahui, dari luas kurang lebih 25 Hektar lahan TPA Sukawinatan, terdapat sekitar 1 Hektar lahan yang diperuntukan sebagai kolam Air Lindi dengan total 5 kolam, serta 1 kolam penampungan air tinja yang menampung tinja dari seluruh wilayah di Kota Palembang.

"Dalam satu hari, saya dengar ada hingga 50 mobil penyedot tinja. Yang menjadi protes warga, tinja ini intinya bocor dan meluap masuk ke kawasan warga. Tentu ini harus kita evaluasi dan harus diselidiki lagi lebih lanjut, karena hingga sekarang kita belum menemukan titik kebocorannya," kata Wakil Walikota Palembang kepada sripoku.com.

Fitri mengatakan, pihaknya akan segera melaksanakan evaluasi dan pengerjaan terkait permasalahan tersebut, sehingga permasalahan kebocoran yang menggangu masyarakat diharapkan dapat segera teratasi.

Farmer Meeting: PUSRI Cetak Millennials Agrosolution

Bank BRI Pastikan Penyaluran BPUM Tahun 2021 Lancar

"Jangan sampai limbah ataupun tinja ini masuk ke dalam pemukiman dan juga masuk ke sungai," tegas Fitri.

Sementara itu, Plt Kepala UPTD TPA Sukawinatan Zaidan Jauhari mengatakan, berdasarkan informasi diduga terdapat pencemaran limbah tinja, namun setelah dicek ke lapangan titik tersebut belum ditemukan.

“Kami telusuri di Sungai Sedapat tidak ada, tapi ke depan kita harapkan meminta partisipasi masyarakat untuk menyampaikan laporan dan dapat ditindaklanjuti jika dinilai dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Zaidan menyebutkan, penampungan tinja ini luasnya 30 × 60 meter dengan kedalaman 5 meter dan menggunakan sistem pengendapan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved