Ketua PGRI Sumsel Zulinto Sangsi Sekolah Swasta Kesulitan Terima Pelajar, Negeri Hanya 55 Persen

Sejumlah sekolah swasta di Palembang menyebut ada penurunan drastis dari pelajar yang mendaftar, tetapi Ahmad Zulinto menyangsikannya.

Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Kadisdik Kota Palembang yang juga Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto saat dijumpai di DPRD Kota Palembang, Senin (7/6/2021). 

Penulis: Sri

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menurunnya jumlah siswa di sekolah swasta beberapa tahun terakhir membuat para pihak sekolah swasta terus menjerit. Apalagi ditengah pandemi melanda, kondisi ini semakin buruk. 

Isu inilah yang dibahas dalam rapat koordinasi perwakilan YPLP PGRI Sumsel yang digelar selama dua hari 18 hingga 19 Juni 2021 di Asrama haji. 

Ketua YPLP PGRI Sumsel, Hasanuddin, mengatakan di dalam rakor ini adanya 95 orang kepala sekolah SMA dan SMK PGRI yang ada di Sumsel untuk membahas isu terkini tentang pendidikan. 

"Terutama yang kami bahas yakni isu PPDB dan sistem pembelajaran saat ini," ujarnya, Minggu (20/6/2021). 

Ia mengatakan dalam sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) ini membuat sekolah pihak sekolah swasta waswas.

Karena  beberapa tahun belakangan ini, terutama selama pandemi jumlah siswa yang didapatkan oleh sekolah swasta sedikit atau menurun. 

TAK Masuk Akal, Karyawan WFH, Sekolah Malah Dibuka, AHLI Sebut Murid dan Guru dalam Bahaya Besar

"Kita harap sekolah negeri ini dapat membatasi jumlah penerimaan siswa karena salah satu faktor menurunnya di swasta karena sekolah negeri menerima berlebihan," tutur dia. 

Bahkan, upaya ini telah dilakukan pihaknya menghadap langsung dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru. 

Kata Hasanuddin, ditambah lagi karena pandemi Covid-19 ini penurunan jumlah siswa yang didapat oleh pihaknya sampai 40 persen. 

"Berdasarkan data tahun lalu penurunan kita kekurangan siswa sampai 40 persen ditambah pandemi. Nah ini yang terjadi di lingkungan atau yang berada dibawah naungan YPLP PGRI.

Mungkin sekolah swasta lainnya juga merasakan hal yang sama, " beber dia. 

Kata dia, pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas agar sekolah swasta dapat bersaing di tengah kondisi saat ini. 

"Tentunya kita juga berbenah secara internal mulai dari kualitas SDM, sarana dan prasarana dan lain sebagainya agar mampu membuat masyarakat tertarik," ungkap dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved