Breaking News:

Penyelundupan Ribuan Benih Lobster

Sepanjang 2021 Sudah 5 Kali Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster, Terbaru Negara Merugi 33 Miliar

"Ini penangkapan ke 18 dari tahun 2020, sedangkan di tahun 2021 ini penangkapan kelima. Sebagian besar berasal dari Lampung,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/maya
Gelar perkara pengungkapan penyelundupan lobster dari Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jajaran Bea Cukai ternyata sudah lima kali menggagalkan penyelundupan baby lobster.

Jika ini berhasil dilakukan para pelaku, negara bisa merugi miliaran rupiah.

Terbaru, Bea Cukai Palembang dan Satgas baby lobster Polda Sumsel menggagalkan penyelundupan di kawasan Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati pada Kamis (17/6/2021).

Ada empat tersangka yang diamankan dan barang bukti berupa 27 boks benih lobster yang jumlahnya ratusan ribu baby lobster.

Baru Juga Selesai Lamaran, Lesty dan Rizky Billar Sudah Dapat Peringatan dari Peramal, Ada Keraguan

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Dwijo Muryono dalam konferensi pers Jumat (18/6/2021) mengungkap kronologi penggagalan penyelundupan benih lobster tersebut pada Kamis (17/6/2021) kemarin.

"Ini penangkapan ke 18 dari tahun 2020, sedangkan di tahun 2021 ini penangkapan kelima. Sebagian besar berasal dari Lampung," ujarnya.

Berdasarkan hasil pencacahan petugas bersama Tim Balai Karantina Ikan Palembang, terdapat 1.088 kantong berisi total 225.664 ekor benih lobster.

"Diperkirakan harga baby lobster itu Rp 150.000 per ekor dengan total nilai barang mencapai Rp33.849.600.000," ujarnya.

Hal ini diperkirakan harga baby lobster adalah Rp. 150 000,00 per ekor dengan total nilai kerugian negara mencapai Rp.33,8 milyar.

"Mereka akan mengekspor secara ilegal baby lobster, tapi melalui jalur darat," ujarnya.

Cara Membuat Meringue Cookies Anti Gagal Ala Youtuber Cantik Tasyi Athasyia

Selain itu, Dwijo Muryono memaparkan penindakan benih lobster oleh Bea Cukai secara nasional pada tahun 2020 lalu sebanyak 18 kali penindakan dengan total 2.833.630 ekor benih lobster senilai Rp 47,29 miliar. 

Sedangkan untuk periode 2021 hingga sekarang sebanyak lima kali penindakan terhadap 228.810 ekor benih lobster senilai Rp 9,77 miliar.

"Untuk kepastian mengenai asal lobster tersebut masih dalam tahap pengembangan," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved