Breaking News:

Berita Palembang

Pemilik dan Pengelola Cafe NL di Palembang Pilih Bayar Denda Rp15 Juta, Ketimbang Dipenjara 7 Hari

Dua orang yakni pemilik dan pengelola Cafe NL yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dan Peraturan Walikota (Perwali) ditetapkan bayar denda

Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi, didampingi Kanit Pidsus, AKP Iwan Gunawan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Dua orang yakni pemilik dan pengelola Cafe NL yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dan Peraturan Walikota (Perwali) ditetapkan untuk membayar denda.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidsus AKP Iwan Gunawan, Kamis (17/6/2021) mengatakan Satreskrim Polrestabes Palembang sudah bekerja sama dengan Satpol-PP, pengadilan dan kejaksaan.

"Sudah melakukan sidang cepat yang tertutup untuk pelanggaran Prokes dan Perwali, terhadap 2 orang terlapor kita yakni pemilik dan pengelola cafe NL. Keduanya sudah diberikan denda sebesar Rp 7,5 juta perorang jadi totalnya menjadi Rp 15 juta," ungkap Tri saat ketika ditemui Sripoku.com,  diruang kerjanya.

Lanjutnya, keduanya diharuskan membayar uang denda sebagai pengganti kurungan selama 7 hari untuk keduanya.

"Keduanya terbukti bersalah dalam persidangan," ungkapnya. 

Kompol Tri Wahyudi menghimbau dan mengharapkan kepada pemilik usaha tempat cafe, resto, rumah makan atau tempat hiburan.

"Tolong kita sama sama  mentaati aturan perwali, untuk Prokes tetap dijaga ditempat masing masing, sehingga kita bisa menekan penyebaran covid 19 di Kota Palembang," jelasnya. 

Sambung Tri, untuk denda yang dibayar oleh kedua orang dari cafe NL tersebut uangnya akan disetorkan kepada negara.

"Kami harapkan kejadian ini tidak terulang, semua bisa tertib dan menghargai aturan yang berlaku," tutupnya.

Seperti yang diberikan sebelumnya, Gelar Razia Polrestabes Palembang di sejumlah Cafe di wilayah Kota Palembang mendapati satu cafe yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dan peraturan wali kota (Perwali), Sabtu (12/6/2021) malam. 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidana Khusus (Pidsus) AKP Iwan Gunawan mengatakan benar saat kita melakukan razia gabungan penertiban cafe pada Sabtu (12/6/2021) malam menemukan salah satu cafe NL yang masih beroperasi diluar batas jam yang telah ditentukan perwali. 

"Cafe NL masih beroperasi diatas jam 21.00, jelas sekali melanggar perwali yang mana seharusnya pukul 21.00, harus di tutup. Saat kita datang disana sangat ramai, dan kita lakukan penertiban," kata Tri saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (14/6/2021) pagi.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved