Breaking News:

Lonjakan Kasus Covid

BOS Vaksin Beber Rahasia Masa Kritis Seseorang Usai Divaksin Covid: Bertahan Cuma 6 Bulan

WHO telah menetapkan status atas varian Delta ini sebagai Variant of Concern (VOC) yakni varian yang mengkhawatirkan.

Editor: Wiedarto
shutterstock via Kompas.com
ilustrasi vaksin covid 

SRIPOKU.COM, AS -- Munculnya varian baru virus corona, yakni varian delta, membuat masyarakat semakin resah. Pasalnya, pada 31 Mei, WHO telah menetapkan status atas varian Delta ini sebagai Variant of Concern (VOC) yakni varian yang mengkhawatirkan.

Varian Delta diketahui sebagai varian virus corona yang lebih menular.

Berdasarkan WHO, varian corona ini juga dapat mengelabui sistem kekebalan.
Hal itu tak lepas dari adanya kandungan dua mutasi, yaitu L452R dan T478K, sehingga menjadikannya sebagai varian bermasalah.

Co-founder dan CEO BioNTech Ugur Sahin memperingatkan kemungkinan kebangkitan Covid-19 dalam konferensi Barron's Investing in Tech pada hari Rabu.

CEO mengatakan ada kekhawatiran tentang kebangkitan virus yang disebabkan oleh varian Delta yang terkait dengan wabah baru-baru ini di India, seperti diwartakan Barron's, Rabu (16/6/2021).

“Di Inggris Raya, di mana sekitar 50% orang sudah mendapatkan vaksin kedua, varian Delta masih meningkat,” kata Sahin.

Itulah alasan untuk tetap waspada terhadap virus, kata CEO.

“Jika kita tidak hati-hati dan tidak cukup hati-hati, di daerah-daerah tertentu kita mungkin akan mengalami gelombang keempat,” kata Sahin.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Hal seperti itu dapat dihindari jika daerah tetap waspada dan perlahan membuka dukungan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved