Breaking News:

Arogansi Kekuasaan Otomatis Akan Pupus Tatkala Sadar Sebagai Hamba Allah

Bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh Rahmat merupakan momentum un­tuk me­­re­po­si­sikan diri sebagai hamba Allah.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Drs H. Syarifuddin Ya’cub M.HI 

Drs H. Syarifuddin Ya’cub M.HI

Dosen Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh Rahmat merupakan momentum un­tuk me­­re­po­si­sikan diri sebagai hamba Allah.

Sebagai hamba Allah yang menyadari bah­wa ke­­hi­dupannya di dunia ini untuk melaksanakan perintahNya, dengan ikhlas se­mata-ma­ta karena Allah.

Se­ba­gai­mana Firman Allah SWT yang artinya "Padahal me­reka ti­dak dipe­rin­tahkan ke­cu­ali supaya menyembah Allah dengan memurnikan (ikh­las) ke­ta'­at­an kepadaNya da­lam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya me­reka men­dirikan sha­lat (de­ngan khusyuk) dan menunaikan zakat; dan yang de­mi­kian itulah a­gama yang lu­rus." (al-Bayyinah: 5)

Siapakah hamba Allah itu?

Allah SWT menjelaskan parameter sebagai hamba Allah ya­ng ber­si­­fat Rahman melalui surah al-Furqon :25;63,64 yang artinya:”

Dan hamba-ham­­ba Tuhan Ya­ng maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bu­­­­mi dengan ren­dah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka meng­ucapkan kata-kata yang baik. Dan orang-orang yang melalui malam hari de­ng­an ber­­sujud dan berdiri untuk Tuhan mereka (mendirikan sholat malam)” (Al-Fur­­qon;63-64).

Sebagaimana telah dikemukakan, manusia dihidupkan di dunia ini untuk ber­iba­dah dan Allah SWT akan menguji, siapa yang paling baik amal ibadahnya di antara me­­re­­­ka!

Maka o­rang­­-orang yang mendapat hidayah Allah SWT akan merasa mudah sa­­ja me­­­la­­kukan amal-amal sha­leh sebelum menemui kematiannya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved