Breaking News:

Kronologi Pencurian Kelapa Sawit di Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT Andira Agro di Banyuasin

Setelah buah terkumpul di pinggir jalan maka buah kelapa sawit tersebut diangkat ke dalam tojok kemudian dipindahkan lagi

Penulis: maya citra rosa | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/MAYA CITRA ROSA
Polda Sumsel merilis 8 tersangka pencurian kelapa sawit PT Andira Agro inti 8 Teluk Mahang Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Kamis (17/6/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus pencurian sawit di perkebunan sawit milik PT Andira Agro di kebun inti 8 Teluk Mahang Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya terungkap.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan, mengatakan laporan pencurian berawal dari pencurian sawit pada 22 Februari 2021, security yang melihat para pelaku sedang mencuri sawit.

Saksi mendatangi kebun dan melihat para pelaku beraksi dan mencegah, namun para lelaku menantang saksi.

Pada pelaku menurunkan kelapa sawit dengan cara mendodos buah kelapa sawit.

Menurut keterangan saksi, para pelaku berkata-kata kasar lalu saksi pun takut dan saksi hanya dapat melihat cara kerja para pelaku dengan mendodos sawit.

"Diamankan 8 orang, barang bukti menggunakan dodos mengambil sawit mengangkat dengan alat, gergaji jika ada batang yang mengganggu, buah sawit dibawa menggunakan troli, kemudian dibawa menggunakan mobil pick up," ujarnya.

Setelah buah terkumpul di pinggir jalan maka buah kelapa sawit tersebut diangkat ke dalam tojok kemudian dipindahkan lagi dengan menggunakan tojok ke tongkang yang berada di pinggir sungai. Selanjutnya para pelaku pergi.

Para tersangka tertangkap tangan membawa 6 ton sawit yang sudah melakukan aksi ini sejak bulan februari 2021 lalu.

"Total kerugian yang disebabkan oleh pencurian ini sebesar Rp. 505.927.334," ujarnya.

Selain 8 tersangka yang tertangkap, masih ada 4 orang tersangka lain yang berstatus DPO, yaitu Jaher, Epiansyah, Suparman dan Udin.

Tersangka pencurian diancam dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke 4,5 KUHP, ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved