Breaking News:

Virus Corona di Lubuklinggau

HAJATAN Disinyalir Menjadi Pemicu Meningkatnya Jumlah Warga Kota Lubuklinggau Positif Covid-19

Polres Lubuklinggau sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk terus mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes)

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/EKO HEPRONIS
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono sebut meningkatnya jumlah positif covid-19 di Lubuklinggau dari klaster hajatan. 

Hajatan Picu Kenaikan Kasus Konfirmasi Covid-19

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kasus konfirmasi positif Covid-19 atau virus corona di Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan meningkat pasca Lebaran Idul Fitri.

Banyaknya warga Kota Lubuklinggau yang menggelar hajatan, disinyalir menjadi pemicu kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono menyampaikan, pasca lebaran Idul Fitri ada peningkatan signifikan 15 kasus kasus konfirmasi positif baru diduga dari klaster hajatan.

"Ada peningkatan 15 kasus konfirmasi positif, tetapi kita dibantu dengan konfirmasi sembuh sebanyak 11 kasus sehingga peningkatannya tidak terlalu menonjol," kata Nuryono, seusai rapat koordinasi penanganan Covid-19, di Polres Lubuklinggau, Rabu (16/6/2021).

Mengenai peningkatan tersebut, Polres Lubuklinggau sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk terus mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Silakan menggelar hajatan, tetapi harus dengan Prokes dan waktunya itu kita minta jangan lama-lama," ungkapnya.

Sementara, terkait klaster arus mudik, Nuryono mengatakan sejauh ini meski diprediksi akan mengalami lonjakan, namun untuk Kota Lubuklinggau masih dalam kategori terkendali.

"Kalau untuk klaster arus mudik memang ada ya tapi yang paling signifikan kemarin klaster hajatan itu, semuanya sudah kita tracking," ujarnya.

Sedangkan, untuk  keterisian empat rumah sakit di Lubuklinggau sejauh ini bukan hanya diisi oleh warga Lubuklinggau melainkan dari Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara).

"Artinya warga yang di rawat itu, masyarakat yang berada di wilayah Lubuklinggau," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lubuklinggau, Cikwi, menjelaskan berdasarkan data yang masuk ke Dinkes kasus Covid-19 per 15 Juni 2021, kembali terjadi peningkatan 3 kasus konfirmasi positif.

"Satu kasus di Lubuklinggau Barat, dua kasus di Lubuklinggau Timur," ujarnya.

Ia mengungkapkan, total kasus konfirmasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 1.552. Dari total itu yang dinyatakan sembuh mencapai 1.428 orang dan 51 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Kita minta masyarakat agar tetap mematuhi prokes sebagai benteng pertahanan pencegahan Covid-19," tambahnya. (Eko Hepronis)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved