Breaking News:

DPO Kabur Dari Sel Tahanan Narkoba Polrestabes, Agus Didor Tim Gabungan Sat Reskrim dan Sat Narkoba

Setelah sempat buron selama kurang lebih 2 tahun, lantaran melarikan diri dari Sel tahanan Polrestasbes Palembang Agus Putra diringkus

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ANDI Wijaya
Setelah sempat buron selama kurang lebih 2 tahun, lantaran kabur dari sel tahanan Polrestasbes Palembang terkait kasus narkoba bersama 29 tahanan lainnya, akhirnya, Agus Putra (42), warga Kemumbing Gang Kaba Kecamatan IT I, Palembang, berhasil diringkus tim gabungan anggota Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polrestabes, Palembang, Rabu, (16/6/2021), sekitar pukul 19.45. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Setelah sempat buron selama kurang lebih 2 tahun, lantaran kabur dari sel tahanan Polrestasbes Palembang terkait kasus narkoba bersama 29 tahanan lainnya, akhirnya, Agus Putra (42), warga Kemumbing Gang Kaba Kecamatan IT I, Palembang, berhasil diringkus tim gabungan anggota Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polrestabes, Palembang, Rabu, (16/6/2021), sekitar pukul 19.45.

Meski sempat terjadi kejar-kejaran antar petugas Reskrim, narkoba dan pelaku putra pun akhirnya berhasil diringkus petugas saat berada di kawasan Lorong Sehat Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II, Palembang.

Lantaran melawan saat ditangkap dan tembakan peringatan pun tak di gubris pelaku, Putra pun terpaksa dilumpuhkan.

Dengan kepala tertunduk malu, guna mempertanggung jawabkan ulahnya, ia langsung di gelandang petugas gabungan ini ke Polrestabes Palembang, oleh Kanit Pidum, AKP Robert Sihombing dan Kanit narkoba unit 7 AKP Tohirin.

" Benar Agus Putra ini merupakan DPO, kasus tahanan kasus melarikan diri dari Sel tahanan Polrestabes, Palembang, yang sudah buron selama 2 tahun," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Wakasat Reskrim Kompol Wahyu Maduransyah putra, ketika dikonformasi Sripoku.com. 

Lanjutnya, usai kabur dari sel tahanan,  menurut keterangan pelaku, dirinya kabur ke Jakarta selama 2 tahun. Dan balik ke Palembang saat lebaran idul Fitri," jadi dia pulang kerumah saat lebarang kembali. Nah sesampai di Palembang ia tidak pernah keluar rumah," tegas Tri. 

Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 112 dan 114 ayat 2, dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun penjara.

Sedangkan, Putra ketika ditemui diruang penyidik, mengakui hanya ikut-ikutan saat saat kabur dari penjara" saya ikut ikutan saja pak kabur. Nah melihat ada yang kabur saya ikut juga kabur," ungkapnya sambil mengatakan saat itu dirinya setelah berhasil kabur langsung menuju terminal bus yang ada di kawasan Sukarame, dengan cara estapet naik Angkot. 

Sambung Putra, sesampai di Jakarta dirinya tinggal di rumah temannya berinisal RD, disana ia bekerja buruh,"Saya bekerja di Jakarta, sebagai buruh lepas pak, dan jika tidak bekerja saya hanya di rumah saja," ungkapnya, sambil mengatakan dirinya pulang ke rumah saat idul Fitri (lebaran-red). 

Lebih jauh mengatakan, di Palembang ia tidak kemana, dan tidak menemui anak dan istinya," tidak kemana-mana pak, saya hanya di rumah saja. Saya juga tidak menyangka akan di tangkap," katanya sambil menahan sakit.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved