Breaking News:

Langgar Perda dan Prokes, Polrestabes Palembang Periksa Pengelola dan Pemilik Cafe NL

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang: Peringatan, kartu kuning maupun kartu merah sudah kita berikan, namun masih saja melakukan pelanggaran.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/andy
Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang Kompol Tri Wahyudi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Atas  dugaan pelanggaran Perda dan Prokes (Protokol Kesehatan), Unit Pidana Khusus Polrestabes Palembang melakukan pemeriksaan terhadap pemilik dan pengelola Cafe No Limit, Lorong Sandes Kelurahan 20 Ilir D IV Kecamatan IT I, Palembang. 

Dalam pemeriksaan ini, penyidik mengambil keterangan lima orang yang terlibat dalam operasional cafe, Senin (15/6/2021).

Sebelumnya petugas menertiban cafe No Limit pada, Minggu (13/6/2021) malam. Penertiban berupa pembubaran tersebut dilakukan karena  Cafe NL diduga melanggar jam operasional dan tidak menerapkan prokes.. 

"Sudah berulang kali kita memberikan peringatan kepada pengelolah cafe NL tersebut. Peringatan, kartu kuning maupun kartu merah sudah kita berikan, namun masih saja melakukan pelanggaran. 
Oleh itulah kita tidak memberikan toleransi lagi, kita kenakan pasal berlapis, karantina kesehatan dengan ancaman satu tahun dan denda Rp 1 juta," tegas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidsus, AKP Iwan Gunawan, kepada sripoku.com.

Lanjut Tri, terkait lima orang yang diperiksa penyidik Pidsus, lantaran melanggar prokes dan jam operasional cafe pada pandemi covid 19 ini.

"Kita periksa pemiliknya, YH, pengelolanya, MF, lalu Bartender berinisial DB, Kasir RY serta Whiters ES dan DM. Mereka ini sengaja memfasilitasi pengunjung dengan arena permainan seperti gap dan tidak memberikan pembatasan waktu, peringatan masker ataupun sanitizer kepada pengunjung," bebernya. 

Ketika ditanya mengenai status kelimanya, tambah Tri, untuk status masih diperiksa," masih kita lakukan pemeriksaan, untuk statusnya belum ditetapkan tersangka. Namun jika mengarah, bisa saja kita tetapkan tersangka," tegas Tri. (Diw). 

 
 

 
 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved