Breaking News:

Parsidi Dikeroyok dan Dikuburkan oleh Rekan Bisnis, Tersangka Tergiur Uang Rp 75 Juta

Naas sekali nasib Parsidi (45) Desa Sri Karang Rejo, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin

SRIPOKU.COM/ARI
Tampak tim forensik Polda Sumsel dan Polres Muara Enim bersama masyarakat melakukan evakuasi korban pembunuhan terhadap Parsidi, Sabtu (29/5/2021) di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim yang dilakukan oleh tersangka Sukasman dan Sutarjo, serta Suwandi yang kini DPO. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --- Naas sekali nasib Parsidi (45) Desa Sri Karang Rejo, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Korban dibunuh dengan cara dikeroyok dan dikuburkan serta uang Rp 75 juta diambil oleh rekan bisnisnya di kawasan perkebunan Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.

Parsidi Mampir di Mimpi Istri & 3 Anaknya Usai 5 Hari Hilang, Kini Ditemukan Tewas di Muaraenim

Dari informasi dihimpun, Jumat (11/6/2021) kejadian tersebut berawal pada,  Kamis tanggal 27 Mei 2021 lalu sekira pukul 09.00 korban bersama dengan tersangka Sukasman dan Suwandi masuk daftar pencarian orang (DPO) pergi menuju Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim dengan tujuan untuk membeli lahan irigasi dengan membawa uang sebesar Rp 75 juta.

Parsidi Warga Muba Dikeroyok dan Dikubur 3 Pria di Desa Menanti Muaraenim, Sudah Hilang Sejak Mei

Kemudian mereka berempat menuju ke lokasi lahan yang rencananya akan dibeli korban.

Ketika tiba dilokasi, ternyata ketiga pelaku sudah sengkokol untuk membunuh korban dan diduga telah menyiapkan lobang untuk kuburan korban terlebih dahulu.

Menyambut HUT Bhyangkara Polri ke-75, Polres Muara Enim Gelar Bhakti Sosial Bersihkan Rumah Ibadah

Setelah posisi dan situasi aman, ketiganyapun menjalankan aksinya dengan mengeroyok dan membunuh korban.

Setelah dipastikan korban tewas untuk menghilangkan jejaknya, ketiga pelaku mengangkat korban ke dalam lobang kedalaman sekitar satu setengah meter yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pembunuhan.

Setelah itu, ketiganya berlari dan membagi hasil kejahatannya. 

Kemudian pada, Sabtu (31/5/2021) lalu, sekira pukul 23.00, korban tidak bisa dihubungi oleh pelapor bernama Suyatman (31) yang merupakan adik korban.

Dan pada, Rabu (2/6/2021) pelapor melihat tersangka Sukasman dan pelaku Suwandi  yang DPO sudah pulang, pelapor langsung bertanya kepada kedua rekan korban dan dijawabnya tidak tahu.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: bodok
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved